Wuling harapkan Regional III sumbang penjualan hingga 35 persen

Senin, 19 Februari 2018 23:29 WIB
Wuling harapkan Regional III sumbang penjualan hingga 35 persen
Suasana eksibisi Wuling Cortez yang dipamerkan di Ciputra World, Surabaya, selepas peluncuran yang dilakukan pada Sabtu (19/2/2018). (ANTARA News/Gilang Galiartha)
Surabaya (ANTARA News) - PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) mengharapkan wilayah penjualan Regional III bisa menyumbangkan 30-35 persen total target penjualan 30.000 unit pada 2018.

Hal itu disampaikan Manajer Penjualan Regional III, Achmad Rasyid Rafiqi, di sela-sela peluncuran Wuling Cortez untuk pasar otomotif Surabaya, meliputi wilayah penjualan Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

"Regional III masih sekira 30-35 persen, tentunya karena yang terbesar masih di regional Jabodetabek," kata Achmad di Surabaya, Senin.

Menurut Achmad, angka tersebut juga dicapai pada 2017, yang menurut dia baru sangat aktif mulai Oktober.

Selain itu, penjualan di wilayah yang dibawahinya tersebut bahkan melampaui --meskipun tidak dalam angka besar-- performa di Regional II yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, DI Yogyakarta dan Sumatera.

Hal itu, lanjut Achmad, tidak lepas cakupan wilayah penjualan yang memang lebih besar dibandingkan Regional II.

"Jatim masih jadi kontributor terbesar di Regional III, bahkan mencapai 16 persen dari penjualan nasional, kemudian baru menyusul Sulawesi," katanya.

(Baca juga: Wuling perkenalkan Cortez ke Surabaya, bidik penjualan naik tiga kali lipat)

Bahkan, Achmad berseloroh ia berangan-angan Regional III yang memiliki cakupan wilayah penjualan terbesar bisa berbanding lurus dalam kontribusinya terhadap penjualan nasional, meski diakui hal itu tidak cukup realistis.

"Secara realistis menilik pengalaman agak berat mencapai 50 persen, karena kondisi pasarnya tidak sebesar Jabodetabek dan karakter masing-masing wilayah berbeda," tuturnya.

Hal itu juga tetap ditekankan Achmad, meskipun satu dari dua model Wuling yang sudah beredar di Indonesia, Confero, hanya memiliki tranmisi manual, yang identik dengan penerimaan pasar lebih baik di luar Jabodetabek.

"Memang basis market-nya manual di luar Jabodetabek, seperti Jabar dan Kalimantan, tetapi dilihat secara keseluruhan market, nyatanya tranmisi otomatis juga belum sedominan itu," pungkasnya.

(Baca juga: Wuling bidik penjualan 30 ribu mobil sepanjang 2018)


Tambah diler 

Guna mencapai target kontribusi 30-35 persen terhadap penjualan nasional, Achmad mengungkapkan pihaknya menyiapkan sekira 14 jaringan diler baru di Regional III menambah 19 titik yang sudah beroperasi saat ini.

"Jatim itu dari sembilan yang sudah ada, rencananya sampai akhir 2018 ada 16, dengan penambahan di Surabaya, Madiun, Tulungagung, Pasuruan, Tuban dan Probolinggo," kata Achmad.

Kemudian di Sulawesi yang saat ini beroperasi empat diler, akan ditambah sekurang-kurangnya dua diler yakni di Palu dan Palopo.

(Baca juga: Wuling tambah puluhan diler di Indonesia tahun ini)

Di Kalimantan dari empat yang sudah beroperasi akan ditambah 1-2 diler, termasuk di Pangkalan Bun.

Di Bali dan NTB yang masing-masing sudah ada satu diler beroperasi akan ditambah sekira tiga titik lagi.

Rencana itu termasuk dalam cetak biru Wuling membidik menambah jumlah diler dari 54 titik menjadi 80 pada akhir 2018.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2018

Gambar "Alphabet Car" karya Xylone Margareth Andariska asal Surabaya terpilih mewakili Indonesia untuk tampil pada Global Ceremony 12th Toyota Dream ...
Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...
Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Produsen mobil Jerman, Volkswagen Group, akan menanamkan investasi sebesar 1 miliar euro (Rp16,7 triliun) untuk memperluas bisnis dan mendongkrak pangsa pasar ...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...