Manila (ANTARA News) - Toyota Motor Corporation (TMC) meluncurkan minibus Toyota Hiace versi terbaru di Filipina, Senin, yang akan menyasar pasar otomotif di negara berkembang.

Melalui keterangan tertulisnya, Toyota menyatakan bahwa Hiace terbaru dibangun di atas platform khusus yang akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, serta diklaim tahan lama sehingga sangat cocok untuk keperluan bisnis.

Alasan Toyota meluncurkan model baru ini karena kebutuhan transportasi yang terus meningkat di negara berkembang, yang membutuhkan armada transportasi di sektor wisata, pribadi, hingga logistik.

Setelah diluncurkan di Filipina, model baru ini akan diperkenalkan secara bertahap di negara dan wilayah lain, dengan fokus pada pasar negara berkembang.

Adapun model Hiace sebelumnya, akan terus dijual di Jepang karena pasar yang berbeda dengan negara berkembang.

"Hiace dikembangkan dengan kata kunci "Hiace Pride, dari konsep menjadi mitra yang setia yang membuat orang-orang merasa aman, puas, dan bangga," kata Chief Engineer Toyota, Takuo Ishikawa, yang menangani pengembangan Hiace, dilansir laman resmi Toyota, Senin.

"Pemilik, pengemudi, dan penumpang tahu bahwa mereka berada di tangan yang benar ketika mereka memiliki, mengemudi, dan mengendarai Hiace," tambah Ishikawa.

Hiace generasi pertama sudah meluncur sejak 1967, dan terjual 6,24 juta unit secara global di 150 negara. Sebagian besar penjualan Hiace ada di Asia, Timur Tengah, Afrika, Oceania, Meksiko, dan Amerika Latin.

Model ini tersedia dalam pilihan mesin diesel 2.800cc dan 3.500cc bermesin bensin.



Baca juga: Penjualan mobil Indonesia turun pada Januari 2019

Baca juga: Corolla 2020 akan saingi saudaranya, Prius

Baca juga: Taksi ramah penumpang berkursi roda diperkenalkan di Jepang


 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019