Jakarta (ANTARA News) - Honda Prospect Motor (HPM) tidak mau terlalu cepat menyegarkan kembali tampilan Low SUV  (Sport Utility Vehicle) Honda BR-V, kendati model lainnya Honda HR-V sudah dipoles dengan tampilan baru.

Honda BR-V berada di segmen yang sama dengan HR-V 1.5 di kelas Low SUV 1.500cc, bersaing dengan pasangan Toyota Rush-Daihatsu Terios, Suzuki SX4 S-Cross hingga Chevrolet Trax.

Mengacu data wholesales (penjualan parta besar pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Honda BR-V mencetak penjualan yang baik pada 2016 sebanyak 38.666 unit, namun menurun menjadi 21.932 unit pada 2017. Sedangkan pada semester pertama 2018, BR-V baru terjual 3.021 unit.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, mengatakan Honda BR-V tidak akan disegarkan dalam waktu dekat kendati penjualannya menurun.

"Jadi kalau tiap tahun berubah terus, tidak mungkin. Itu tidak bisa dilakukan siapa pun. Sebagian orang enjoy pada model baru. Banyak model baru, tapi yang sukses kan cuma beberapa," kata Jonfis kepada wartawan di Tangerang beberapa waktu lalu.

Baca juga: Test drive singkat New Honda HR-V Special Edition

Tampilan Honda BR-V sempat disegarkan pada IIMS 2018 yakni pada bagian spakbor, dan Jonfis meyakinkan bahwa penjualan BR-V masih layak sehingga modelnya tetap dipertahankan.

"Sampai saat ini kan sudah ada penyegaran spakbor gitu ya, karena menurut kami jika setiap motor show ada pembaruan, justru bisa dikomplain juga," katanya. "Menurut kami BR-V masih oke dan Mobilio juga oke."

Di sisi lain, Jonfis menjelaskan bahwa Honda BR-V memiliki segmen konsumen sendiri kendati sebagian pembeli tergiur untuk membeli model lain yang lebih baru.

"BR-V punya konsumen sendiri, model baru (Xpander, Rush, Terios) punya efek ya tentu punya. Tapi BR-V tetap meneruskan saja, sejauh ini sudah okelah," kata dia.

Baca juga: All New Brio punya bagasi lebih luas untuk kereta bayi

Baca juga: Mungkinkan Honda HR-V dipasangi turbo?

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Monalisa
Copyright © ANTARA 2018