Jakarta (ANTARA News) - Membeli mobil bekas menjadi salah satu pilihan bagi kaum muda berusia 18 sampai 30 tahun yang ingin memiliki kendaraan dengan dana yang terbatas.

Namun banyak kalangan muda yang merasa kurang percaya diri bahkan tidak yakin saat bernegosiasi dengan tenaga penjual di diler mobil bekas.

Menurut survei Cars.com, satu dari empat pemuda tidak merasa nyaman saat bernegosiasi mobil bekas sehingga mengajak orang tua atau orang terdekat mereka agar mendampingi saat memilih produk dan menawar harga.

Untuk itu, terdapat tujuh tips untuk membeli mobil bekas bagi para pemula, berikut ulasannya:

Baca juga: Penjual mobil bekas akan nikmati kenaikan pasar SUV tahun depan

Riset online

Teknologi internet memudahkan kaum milenial untuk mengecek harga mobil bekas yang diinginkan sebelum mengunjungi diler. Melalui riset online, calon pembeli pemula dapat membuat daftar mobil yang diinginkan sesuai dengan anggaran mereka kemudian mencarinya dengan berkeliling diler mobil bekas.

Tentukan budget

Pembeli pemula harus menentukan dana yang akan digunakan untuk membeli mobil bekas, serta metode pembayaran secara tunai atau angsuran.

Pastikan bahwa harga mobil berada di bawah budget Anda karena terdapat biaya-biaya tambahan yang harus dibayar setelah membeli kendaraan, mulai dari pajak dan biaya balik nama hingga asuransi jika diperlukan.

Baca juga: Alasan mengapa kredit mobil dan motor bekas tetap diminati

Percaya diri

Setelah menetukan jenis mobil dan dana yang dimiliki, calon konsumen harus percaya diri saat menghadapi tenaga penjual di diler mobil bekas. Sikap tidak yakin akan membuat Anda diremehkan dan dianggap tidak serius untuk membeli kendaraan sehingga negosiasi tidak akan berjalan lancar.

Bekal pengetahuan

Calon pembeli mobil bekas setidaknya memiliki pengetahuan dasar soal mobil yang diincar. Mulai dari kondisi mesin, interior, eksterior hingga harga pasaran dari mobil itu.

Tanyakan kondisi mobil

Selain pengetahuan dasar tersebut, jangan ragu untuk menanyakan seluruh kondisi mobil kepada tenaga penjual. Pertanyaan bisa dimulai dari siapa pemilik sebelumnya, apakah pernah kecelakaan, terkena banjir, dan kelengkapan surat-surat.

Anda juga bisa memastikan mobil tersebut dalam kondisi terawat melalui buku servis berkala atau melihat secara detail pada bagian mesin dan eksterior apakah ada bekas kecelakaan atau kerusakan.

Baca juga: iCar Asia klaim pertumbuhan pendapatan 87 persen di Indonesia

Kunjungi banyak diler

Luangkan waktu Anda untuk mengunjungi berbagai diler mobil bekas. Hal itu sangat bermanfaat untuk mencari perbandingan harga serta kemungkinan mendapatkan produk yang lebih baik.

Jangan terburu-buru

Setelah yakin dengan jenis mobil, harga dan metode pembayaran, Anda tidak perlu terburu-buru saat bernegosiasi untuk membuat kesepakatan secara cepat.

Bersikaplah tenang seperti orang yang terbiasa jual-beli mobil karena pembeli pemula cenderung tidak sabar untuk langsung membawa pulang kendaraan itu.

Sikap tenang dan tidak tergesa-gesa juga membuat tenaga penjual berusaha meyakinkan Anda dengan menawarkan berbagai promo berupa potongan harga hingga tambahan aksesoris dengan harapan Anda tidak pindah ke diler lain.

*Sumber USA Today, Cars

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2018