Nissan bersiap hadirkan teknologi ProPILOT dalam 20 model

Kamis, 29 Maret 2018 20:21 WIB
Nissan bersiap hadirkan teknologi ProPILOT dalam 20 model
Nissan Leaf, salah satu model Nissan yang dilengkapi teknologi ProPILOT. (ANTARA News/Alviansyah)
Jakarta (ANTARA News) - Sebagai bagian dari strategi sistem swakemudi, Nissan Motor Co mengumumkan rencana untuk menghadirkan teknologi ProPILOT dalam 20 model di 20 negara pada tahun 2022.

Raksasa otomotif Jepang itu juga menargetkan untuk menjual 1 juta kendaraan yang dilengkapi teknologi ProPILOT tiap tahun sampai 2022.

Nissan pun akan meningkatkan kemampuan ProPILOT untuk kendaraan swakemudi multi-jalur di jalan bebas hambatan sekaligus mengelola tujuan kendaraan.

Kemampuan tambahan ini akan diperkenalkan di Jepang sebagai proyek percobaan dalam kurun waktu satu tahun.

"Berdasarkan sejarah Nissan yang menyediakan teknologi keamanan tingkat dunia, kami terus mengembangkan teknologi otonom menuju kenyamanan hands-free dan eye-off di semua lingkungan," kata Senior Vice President Nissan Motor Co, Takao Asami, dalam keterangan tertulisnya Kamis.

"Kini, kami sudah memiliki kendaraan dengan kemampuan semi-swakemudi lebih banyak dibandingkan perusahaan otomotif lainnya, dan kami terus belajar dari pengalaman ini untuk memberikan manfaat bagi pelanggan," katanya.

Baca: Nissan ungkap peluang ProPILOT diadopsi di Indonesia

Layanan Mobilitas

Senior Vice President Nissan, Ogi Redzic, juga mengumumkan targetnya untuk menghadirkan konektivitas total bagi seluruh mobil Nissan, Infiniti, dan Datsun yang dijual di pasar utama.

Rencana itu itu dimungkinkan lewat peluncuran Alliance Connected Cloud.

"Alliance Connected Cloud akan memungkinkan semua perusahaan Alliance untuk mengintegrasikan manajemen data kendaraan di masa depan, sekarang, dan masa lalu, baik model-model baru maupun yang sudah ada di jalan,” tutur Redzic.

"Ini akan mendukung layanan infotainment, serta mekanisme komunikasi satu pintu untuk memfasilitasi pertukaran kabar terbaru bagi semua kendaraan," katanya.

Alliance Connected Cloud menyediakan fondasi yang memungkinkan perluasan konektivitas dan layanan mobilitas bagi Nissan, termasuk layanan robo-vehicle ride-hailing.

Nissan telah menguji coba layanan robo-vehice ride-hailing yang diberi nama "Easy Ride" bersama DeNA sebagai mitra di awal bulan ini. Pada awal tahun 2020an, Nissan targetkan untuk menyediakan layanan komersial langsung kepada pelanggan.

Baca : Nissan luncurkan X-Trail berteknologi swakemudi ProPILOT di Jepang

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2018

Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...
Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...
Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Perusahaan produsen kendaraan roda empat asal India, Tata Motors menarget penjualan 400 unit kendaraan komersial  di Sumatera Selatan pada tahun ...
Sejumlah pameran seni dan otomotif hingga konser musik akan digelar di Jakarta pada Sabtu. Otobursa Tumplek Blek 2018 mulai dibuka pada hari ini hingga ...