Jakarta (ANTARA) - Nissan berencana mengeluarkan SUV Rogue Sport dari jalur produksi pada akhir tahun karena tampaknya perusahaan akan mengubah jajaran model mereka.

Dalam memo perusahaan baru-baru ini, pabrikan mengumumkan langkah tersebut, memberitahukan perkembangan ke dealer. SUV Nissan Rogue Sport akan mulai keluar dari jalur produksi pada akhir Desember.

Langkah itu juga akan memungkinkan pabrikan untuk mengalihkan produksi ke kendaraan dengan permintaan lebih tinggi seperti Rogue, Kicks, dan Pathfinder.

Baca juga: Nissan Kicks generasi kedua mengaspal hari ini

Produksi Nissan Rogue Sport akan berakhir pada Desember, sementara penjualan akan berlanjut hingga awal 2023 dan Nissan akan memberikan dukungan suku cadang hingga 2033, Auto News melaporkan hal tersebut, seperti disiarkan Hindustan Times, Senin (29/8).

Nissan Rogue Sport belum menjadi salah satu kendaraan terlaris dari merek tersebut dan tidak pernah benar-benar populer seperti yang diharapkan perusahaan sejak diperkenalkan pada tahun 2017.

Model ini berada di antara Kicks dan Rogue dan diharapkan memberikan 70 persen penjualan. Namun, pada awal September 2019, penjualan model tersebut goyah.

Kesenjangan antara Rogue dan Rogue Sport dinilai telah melebar. Peluncuran Rogue generasi baru tahun lalu juga membuatnya terasa seperti kendaraan yang jauh lebih modern daripada Rogue Sport.

"Dengan Rogue yang serba baru dan Kicks yang baru-baru ini didesain ulang, kami akan terus mencakup bagian pasar ini secara efektif," kata wakil presiden Nissan Scott Shirley dalam memo tersebut.

“Kami juga dapat menginvestasikan lebih banyak sumber daya dalam siklus hidup kendaraan kami saat ini dan produk generasi berikutnya," sambung dia.

Baca juga: Nissan stop produksi kepala silinder untuk Renault mulai 2024

Baca juga: Nissan Leaf dan Kicks e-Power bersolek dengan tampilan baru di GIIAS

Baca juga: Stadion kapasitas terbesar dan terkecil tim Liga Utama Jepang
Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022