Jakarta (ANTARA) - Nissan Motor Co Ltd akan menyesuaikan produksi mereka di pabrik Fukuoka, minggu ini karena adanya gangguan pada pasokan suku cadang setelah gempa bumi melanda timur laut Jepang.

"Gempa pada Sabtu (13/02) waktu setempat itu mempengaruhi pembuat suku cadang mobil Hitachi Astemo," kata sumber tersebut yang dikutip dari Reuters, Kamis.

Hitachi Astemo, sebuah perusahaan patungan antara Hitachi Ltd dan Honda Motor Co Ltd, memproduksi suku cadang untuk sistem suspensi mobil di pabriknya di Fukushima yang digunakan oleh pembuat mobil termasuk Nissan dan Toyota Motor Corp.

Baca juga: Nissan pamer Navara 2022, begini tampangnya

"Nissan mempersingkat waktu operasi dua jalur di pabriknya di Fukuoka, yang memproduksi minivan Serena, mulai Selasa malam, dan akan menghentikan produksi pada Sabtu," kata sumber tersebut.

Namun, juru bicara Nissan mengatakan sejauh ini produsen mobil tersebut tidak melihat dampak pada produksi yang diakibatkan oleh bencana gempa bumi.

Di tempat lain, Toyota Motor Corp mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya akan menghentikan sementara produksi pada 14 lini di sembilan pabrik grup di Jepang karena beberapa pemasoknya terkena dampak gempa.

Toyota telah menghentikan produksinya karena penutupan pabrik suspensi Hitachi Astemo, harian Nikkei melaporkan pada Rabu (17/02).

Hitachi Astemo mengatakan, "pabriknya di Fukushima telah menghentikan produksinya sejak Senin karena pemadaman listrik setelah gempa," kata juru bicara Hitachi Astemo.

Baca juga: Nissan isyaratkan kerja sama dengan Apple Car?

Baca juga: Nissan Kicks 2021 resmi mengaspal di AS

Baca juga: Nissan Pathfinder serbu diler mulai tengah tahun ini

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021