Jakarta (ANTARA) - Ford Motor Co mengatakan pada Senin (13/04) waktu setempat bahwa pihaknya sedang memproduksi masker wajah di pabrik Michigan, Amerika Serikat, yang berguna untuk melindungi para pekerjanya dari pandemi virus corona. Selain itu mereka juga sedang berusaha agar masker tersebut disertifikasi untuk penggunaan medis.

Dikutip dari Reuters, Selasa, pembuat mobil itu mengatakan, saat ini masker sedang dibuat di pabrik transmisi Van Dyke di Sterling Heights, Michigan. Nantinya, masker itu akan dikembangkan bekerja sama dengan Auto Workers union.

Eksekutif Ford, Adrian Price, mengatakan bahwa Ford akan memerlukan banyak peralatan pelindung bagi karyawan karena akan memulai kembali operasi, yang menurut perusahaan akan dilakukan selama kuartal berjalan.

"Dalam waktu Jangka panjang, Ford tidak berniat untuk tetap berada di bisnis untuk memproduksi peralatan medis atau bersaing dengan pemasok petahana seperti 3M," kata Jim Baumbick, Ford Vice President.

Saat ini, Ford sedang menggunakan manufaktur volume tingkat tinggi untuk membantu Thermo Fisher Scientific untuk meningkatkan produksi alat pendeteksi virus corona yang menggunakan botol plastik yang cocok untuk pengujian lapangan.

Pembuat mobil itu mengatakan mereka juga bekerja sama dengan pemasok Joyson Safety Systems untuk memproduksi alat pelindung diri (APD) yang dapat digunakan kembali menggunakan bahan airbag.

Ford, sebelumnya mengumumkan bahwa mereka akan membuat alat pemurni udara bersama dengan 3M Co. Ford mengatakan produksi alat tersebut akan dimulai pada Selasa di pabrik dekat Flat Rock, Michigan.

Baca juga: Di tengah pandemik corona, penjualan Ford jatuh 12,5 persen

Baca juga: Ford janji produksi 50.000 ventilator dalam 100 hari

Baca juga: Inggris impor 10 ribu ventilator, termasuk yang dibuat Ford

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2020