Tangerang (ANTARA News) - Lexus mengembangkan teknologi mesin hybrid dan turbo secara independen guna memperkokoh posisinya sebagai kendaraan kelas premium yang tidak hanya mewah dan nyaman, namun juga efisien, ramah lingkungan, dan berperforma tinggi.

Secara umum, Lexus memiliki spesialisasi teknologi yaitu Lexus Hybrid Electric Drive dan Lexus Eco-Turbo Engine. Kedua teknologi ini telah diimplementasikan Lexus pada berbagai produknya, sesuai dengan kebutuhan, fungsi dan karakter mobil.

Pada pameran GIIAS 2018, Lexus memamerkan keunggulan teknologi Hybrid Electric Drive melalui The Entirely-New Lexus ES 300h bermesin generasi empat yang dilengkapi “high thermal efficiency” yang membuat proses pembakaran di mesin menjadi lebih efektif dan efisien.

Proses ini kemudian menghasilkan semburan performa yang tinggi namun tetap ramah bahan bakar.

Pengisian baterai dapat berlangsung secara otomatis. Contohnya, mobil Lexus mampu mengisi daya ketika pengguna menginjak pedal rem atau dalam kondisi engine brake pada saat jalanan menurun, berkat sistem magnetic pada rem dan engine brake-nya.

Magnet-magnet itu mampu menghasilkan tenaga untuk mesin mobil Lexus Hybrid Electric Drive. Pengembangan teknologi pada mesin tersebut menghasilkan sistem pembakaran yang sangat efisien dengan emisi gas buang yang sangat rendah.

Baca juga: Pertama di Asia Tenggara sedan hibrid Lexus New ES dibandrol Rp1,15 miliar
 
Lexus Hybrid Electric Drive. (ANTARA News/HO)


Penyempurnaan Turbo

Lexus meluncurkan New Generation of Lexus Flagship LS500 pada setahun yang lalu. Keunggulan LS500, salah satunya adalah mesin 3,5L twin turbo yang tidak memiliki turbo lag, yaitu saat pengemudi menginjak pedal gas, maka mesin akan langsung merespon tanpa adanya jeda waktu sedikit pun.

Sistem turbo Lexus menjadi pembeda dengan mesin-mesin turbo lain pada umumnya.

General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja, mengatakan mesin turbo yang disematkan pada LS 500 diproduksi dan dikembangkan Lexus secara mandiri.

"Keberhasilan Lexus mengembangkan teknologi Mesin Turbo tanpa turbo lag mampu mengubah paradigma orang mengenai hal yang sebelumnya dianggap impossible menjadi possible," kata Adrian dalam keterangannya, Kamis (9/8).

Seluruh mobil Lexus memiliki hasil uji emisi minimal Euro4 yang sesuai standar pemerintah Indonesia, bahkan pada beberapa mobil Lexus memiliki hasil uji emisi mencapai Euro5 dan Euro6.

Jika peraturan pemerintah mengenai pembebanan pajak berdasarkan jumlah hasil uji emisi telah diterapkan, maka pengguna Lexus tidak perlu khawatir karena mobil Lexus seluruhnya sudah ramah lingkungan dengan kadar emisi jauh dibawah ambang batas yang diterapkan.  

Adrian Tirtadjaja mengatakan Lexus ingin agar teknologi yang diciptakan bisa menginspirasi dunia otomotif secara global.

"Kami ingin menciptakan mobil dengan performa tinggi, adrenalinnya terasa, sekaligus teknologi yang sempurna. Lexus hanya akan menghadirkan teknologi turbo yang sempurna, yaitu, mesin turbo tanpa adanya turbo lag," pungkas dia.

Baca juga: Lexus UX tersedia dalam tiga pilihan di Indonesia

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2018