Mitsubishi tetap gunakan nama Xpander untuk produk ekspor

Selasa, 3 Oktober 2017 17:14 WIB
Mitsubishi tetap gunakan nama Xpander untuk produk ekspor
Deretan Mitsubishi Xpander yang terpajang di pabrik MMKI Cikarang, Jawa Barat, siap dikirimkan ke konsumen, Selasa (3/10/17). (ANTARA News/Alviansyah)
Cikarang (ANTARA News) -  Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menyatakan akan tetap menggunakan nama Mitsubishi Xpander untuk kendaraan serbaguna kecil (small MPV) yang akan diekspor dari Indonesia ke sejumlah negara lain.

Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corporation, Trevor Mann, mengatakan dengan menggunakan satu nama, yaitu Xpander, maka akan menawarkan keuntungan berupa efisiensi promosi dari brand kendaraan tersebut.

Beberapa tahun lalu, Mitsubishi Kuda memiliki beberapa nama di negara lain, yaitu Mitsubishi Freeca atau Mitsubishi Adventure di Filipina. Model SUV populer Mitsubishi Pajero juga dikenal dengan nama Montero di beberapa negara.

"Dulu memang sangat umum setiap mobil atau produk yang dipasarkan memiliki nama yang lebih cocok digunakan pada pasar lokal. Namun semakin ke sini kami menghargai nama yang bisa dipakai secara global," kata Trevor Mann kepada wartawan di pabrik Mitsubishi Motors Cikarang, Jawa Barat, Selasa.

"Karena kalau pakai nama yang sama di seluruh dunia, maka ada efisiensi dari promosinya," sambung dia.

Ia menambahkan jika perusahaan memilih nama dengan benar maka mobil tersebut memiliki nilai brand yang sangat mudah diingat oleh konsumen di seluruh dunia.

(Baca: Mitsubishi memulai pengiriman Xpander ke konsumen)



Mitsubishi Xpander membentuk formasi huruf “X”. (ANTARA News/HO/MMKSI)

Pasar Ekspor

Trevor Mann mengatakan mulai Mitsubishi Xpander akan menjadi kendaraan Mitsubishi Motors pertama yang akan diekspor dari Indonesia mulai awal 2018. Pasar ekspor Xpander harus menjadi perhatian agar tidak bergantung pada perekonomian pada pasar domestik.

"Memang benar bahwa 2018 Xpander akan dieskpor ke negara-negara lain karena kalau dengan pasar domestik artinya hanya bergantung di ekonomi yang ada di pasar domestik," kata Trevor Mann.

Untuk langkah pertama, Mitsubishi Motors akan membidik pasar ekspor di negara-negara Asia Tenggara terutama Filipina dan Thailand.

"Negara ASEAN diantaranya Filipina dan Thailand, dan tidak menutup kemungkinan Mitsubishi Motors memperluas ke negara lain," katanya kemudian menyatakan belum bisa menyebutkan angka ekspor yang akan ditargetkan.

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © 2017

Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Atraksi Gajah Monster menjadi salah satu acara yang paling ditunggu pengunjung pada Otobursa Tumplek-Blek 2018 di Kemayoran, Jakarta, 21-22 Juli. Gajah ...
Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...
Perusahaan produsen kendaraan roda empat asal India, Tata Motors menarget penjualan 400 unit kendaraan komersial  di Sumatera Selatan pada tahun ...