Jakarta (ANTARA News) - PT SAIC-GM-Wuling Automobile Company Limited (PT SGMW) mengirim 36 pelajar penerima beasiswa ke Tiongkok untuk mengikuti program pendidikan tiga tahun di Liuzhou City Vocational College (LCVC).

Program tersebut adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia. Sampai saat ini, SGMW telah mengirim sebanyak 63 pelajar penerima beasiswa ke Tiongkok untuk mempelajari teknologi.

Program tiga tahun tersebut mencakup dua tahun studi akademik di LCVC dan satu tahun magang di SGMW Motor China dan SGMW Motor Indonesia.

Sebelumnya, SGMW Motor telah mengirim 27 pelajar penerima beasiswa ke Tiongkok pada 25 Oktober 2015.

Para penerima beasiswa dipilih dari para siswa lulusan SMK dengan jurusan otomotif atau teknik. SMK yang terpilih terletak di Cikarang dan Karawang, berdekatan dengan pabrik SGMW Motor Indonesia yang sedang dalam tahap pembangunan.

Setelah lulus dari program tiga tahun di LCVC, para penerima beasiswa akan ditawarkan kontrak tiga tahun untuk bekerja di SGMW Motor Indonesia di Cikarang.

"Kami mengembangkan program beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk mengundang mereka agar lebih memahami negara, budaya serta bahasa kami dan yang terpenting, teknologi kami. Para pelajar tersebut akan diarahkan untuk membagikan ilmu yang mereka dapat di China kepada teman-temannya," kata Wakil Presiden SGMW Motor Indonesia David Chen dalam keterangan pers yang diterima ANTARA News di Jakarta pada Senin.

Sementara, Menteri Perindustrian Indonesia Saleh Husin baru saja mengunjungi Pabrik SGMW Motor di Qingdao, provinsi Shandong, Tiongkok.

Menteri dan rombongan mengunjungi SGMW Motor sebagai bagian dari kunjungan resmi pemerintah ke Tiongkok. Di pabrik SGMW Motor tersebut, Saleh menyaksikan kecanggihan teknologi dan produk berkualitas tinggi yang diproduksi SGMW Motor.

Teknologi serupa juga akan diaplikasikan di pabrik SGMW di Indonesia yang saat ini masih dalam proses pembangunan di Greenland International Industrial Center, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

SGMW Motor telah berinvestasi sekitar 700 juta dolar Amerika Serikat untuk membangun pabrik pertamanya di Indonesia, di bawah bendera PT SGMW Motor Indonesia.

Pabrik seluas 60 hektar tersebut akan digunakan untuk produksi dan manufaktur kendaraan bermotor di Indonesia serta menjadi basis ekspor untuk pasar Asia Tenggara. Kapasitas produksi maksimal pabrik tersebut diperkirakan mencapai 150.000 kendaraan per tahun.

SGMW Motor juga menargetkan untuk membangun sistem pasokan dan jaringan, sistem produksi, sistem pelayanan penjualan, dan sistem pelayanan keuangan agar dapat melayani pelanggan Indonesia dengan lebih baik.

Sejak peletakan batu pertama pada Agustus 2015, pembangunan pabrik berjalan sesuai dengan rencana dan diperkirakan dapat mulai beroperasi pada 2017.
Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2015