Mobil konsep Uniform Cargo merupakan kendaraan niaga masa depan Daihatsu yang tampil di Japan Mobility Show 2023. (ANTARA/Monalisa)

Kendaraan ini juga memiliki fungsi catu daya BEV eksternal yang unik, sehingga memungkinkan beragam penggunaan seperti mobil toko keliling atau variasi mobil komersil masa depan lainnya. Penggunaan bagian interior dan eksterior juga dapat dilepas pasang sehingga memungkinkan kendaraan ini digunakan dalam berbagai situasi pribadi maupun untuk berbagai kebutuhan kendaraan komersil.

Daihatsu memberikan sampel di stan-nya, gambaran bagaimana Uniform Truck digunakan untuk berjualan tanaman hidroponik.

Uniform Truck merupakan kendaraan niaga masa depan Daihatsu dengan konsep yang fleksibel. (ANTARA/Monalisa)


Director Corporate Planning and Marketing Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani mengatakan mobil konsep yang dihadirkan menunjukkan komitmen Daihatsu terhadap aturan carbon neutral.

“Dalam pelaksanaan Japan Mobility Show ini menunjukkan bahwa Daihatsu punya komitmen untuk carbon neutral. Pastinya kita akan menuju ke sana pada waktunya,” ujar Agung.

Japan Mobility Show merupakan pameran otomotif dua tahunan yang sempat dihentikan pada 2021 akibat pandemi Covid-2019. Pameran yang sebelumnya bernama Tokyo Motor Show ini baru dibuka untuk jurnalis selama dua hari dan akan akan diperuntukkan bagi masyarakat umum mulai 28 Oktober nanti.

Pada pameran ini juga hadir tiga produsen mobil selain Jepang, antara lain BMW, Mercedes Benz, serta pemimpin mobil listrik asal China, BYD yang ambil bagian dalam pameran otomotif di Tokyo ini untuk pertama kalinya.

Baca juga: Honda hadirkan kembali Prelude sebagai mobil sport konsep di JMS 2023

Baca juga: Honda Prologue mejeng di JMS 2023, dijual di Amerika pada 2024

Baca juga: Toyota akan kenalkan BEV Kayoibako di JMS 2023

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023