Tangerang (ANTARA) -

“Ini pertama kali DFSK membawa mobil listrik ke pasar Indonesia, satu mobil utuh beserta dengan kelengkapan fiturnya," kata Head of Marketing Team PT Sokonindo Automobile, Major Qin, dalam Media Talk yang digelar saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Selasa.

Major menjelaskan saat ini pemerintah sedang menyiapkan regulasi terkait mobil listrik, DFSK sebagai pabrikan otomotif akan mendukung segala kebijakan pemerintah yang terkait dengan manufaktur kendaraan.

“Untuk itu kita berkomitmen dalam menjalankan hal tersebut dari segi produk dan teknologi, DFSK mengatakan sudah siap untuk memasarkan mobil listrik Glory E3 di Indonesia. Tinggal menunggu regulasi dari pemerintah, baik dari kebijakan dan juga infrastrukturnya,” kata Major.

Baca juga: Glory E3 bebas emisi karbon

Major menjelaskan, DFSK dalam menyambut era kendaraan listrik akan menyiapkan segalanya, mulai dari produknya, purna jual, layanan, dan suku cadangnya.

“Glory E3 sebenarnya sudah diluncurkan di Shanghai, China pada Mei 2019 lalu,” kata Major.

Deputy Product Division Head DFSK Ricky Gumisar menambahkan meski baru diperkenalkan, Glory E3 siap dipasarkan jika peraturan pemerintah terkait kendaraan listrik sudah rampung.

"Sebenarnya kita sudah siap desain sudah oke, mobil utuh sudah siap. Tinggal tunggu regulasi dari pemerintah. Jika regulasi sudah oke, kami siap," ujar Ricky.

Baca juga: Tesla ikut bangun pabrik baterai lithium di Morowali

Kehadiran DFSK di GIIAS ini juga untuk mendapatkan masukan dari masyarakat tentang mobil listrik Glory E3.

“Ada proses riset yang harus kita lakukan, proses pengetesan, menjamin kualitas produk dan layanan purna jualnya, apalagi ini barang yang benar-baner baru, kita juga harus lihat kebijakan pemerintahnya seperti apa,” kata Ricky.

Baca juga: PLN Disjaya jamin penerangan selama balapan mobil listrik Formula E

Baca juga: Mobilitas listrik, sedikit tentang Indonesia dan dunia

Pewarta: SDP-112
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019