London (ANTARA News) - Produsen mobil sport mewah McLaren Automotive memindahkan lini produksi sasis serat karbon dari Austria ke Inggris sehingga akan menciptakan sekitar 200 lowongan pekerjaan baru.

Pihak McLaren Automotive mengatakan pemindahan lini produksi itu telah direncanakan jauh sebelum Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit).

Perusahaan yang berbagi fasilitas dengan tim Formula Satu McLaren namun berbadan hukum terpisah, akan memulai membangun fasilitas di Sheffield, Inggris sebelah utara, pada awal tahun ini. Adapun produksi penuh akan dimulai pada 2020.

Pembangunan fasilitas itu memakan dana investasi hampir 50 juta pound namun akan menghemat sekitar 10 juta pound per tahun jika telah beroperasi penuh.

Sasis serat karbon, yang menjadikan mobil sport berbobot lebih ringan, saat ini masih dibuat di Austria. Namun perusahaan itu mengatakan sudah waktunya dibuat di Inggris.

"Kami telah mempelajari hal ini selama lebih dari dua tahun," kata seorang juru bicara McLaren seperti dilansir Reuters, Kamis.

"Hal ini dan mesin adalah bagian strategis yang paling penting dari mobil dan kami akan mengambil kendali produksi, pasokan dan kualitas komponen yang sangat penting," katanya.

Fasilitas itu akan dibangun bekerjasama dengan University of Sheffield dan dewan kota.

McLaren mengatakan dengan membuat sasis di Inggris akan meningkatkan jumlah komponen lokal dari 50 persen menjadi 58 persen, tergantung jenis kendaraan.

McLaren Automotive menargetkan bisa membuat 3.000 mobil pada tahun ini setelah mengalami perkembangan pesat kendati baru memulai pembuatan mobil pada 2011.

Saat ini McLaren Automotive hanya membuat mobil mewah dengan harga mencapai 2 juta pound tergantung pemesanan di pabrik mereka di Woking dengan jumlah ekspor mencapai 92 persen, demikian Reuters.

Penerjemah:
Copyright © ANTARA 2017