Jakarta (ANTARA) - Grup Volkswagen akan meluncurkan 30 kendaraan baru atau diperbarui dari merek-merek yang dimilikinya pada 2024.

Menurut siaran Carscoops pada Jumat, kendaraan yang akan diluncurkan mencakup Porsche baru seperti Macan, Audi baru seperti Q6 e-tron, VW baru seperti ID.7, serta pembaruan dari model kendaraan seperti Golf, Tiguan, Passat, dan Skoda Superb.

Meskipun memperkirakan 2024 akan menjadi tahun yang penuh gejolak bagi industri otomotif, raksasa otomotif itu akan mengandalkan model-model barunya untuk meningkatkan penjualan sebesar tiga persen tahun ini.

Walaupun target pertumbuhannya lebih kecil dibandingkan pada 2023, kepala keuangan grup tersebut, Arno Antlitz, mengatakan dalam presentasi keuangannya baru-baru ini bahwa grup merasa yakin pada 2024.

Upaya pencapaian target pertumbuhan akan ditopang oleh kendaraan listrik baru. Meski penjualannya melambat pada akhir 2023, grup tetap mempertahankan keyakinannya dalam penjualan kendaraan elektrik.

CEO Grup Volkswagen Oliver Blume sebagaimana dikutip oleh Autonews mengatakan bahwa kendaraan listrik adalah "masa depan."

Berbeda dengan produsen mobil lain yang telah membatalkan komitmen dalam mengembangkan kendaraan listrik, Volkswagen (VW) tidak membuat pengumuman seperti itu meskipun sang CEO menunjukkan kehati-hatian dengan mengatakan bahwa perusahaan "cukup fleksibel untuk beradaptasi dengan perubahan di pasar yang berbeda."

Perusahaan menyatakan bersiap menghadapi penurunan penjualan di China, dan mengarah ke Amerika Utara, khususnya Amerika Serikat, untuk mendorong pertumbuhan penjualan.

Baca juga: Grup Volkswagen luncurkan 1 juta mobil listrik berbasis platform MEB

Antlitz mengatakan bahwa Amerika Utara berpotensi menjadi pertumbuhan pasar terbesar Volkswagen.

Penjualan produsen mobil tersebut meningkat lebih dari 9 persen pada 2023, dan diharapkan tumbuh 22 persen pada 2024 di wilayah tersebut.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kepala Grup Volkswagen Amerika Pablo di Si mengatakan kepada Autonews bahwa merek inti akan tetap berpegang pada rencana kendaraan listriknya, tetapi mungkin juga beralih ke kendaraan plug-in hybrid (PHEV).

Blume mengatakan bahwa Volkswagen masih mempertimbangkan untuk membuat kendaraan listrik entry-level dengan harga awal 20.000 euro (Rp340 juta).

Perusahaan membuka peluang kerja sama dengan mitra guna mewujudkan rencana pengembangan kendaraan dengan kode nama ID.1 tersebut.

Kolaborasi dalam kelompok juga penting. Blume mengatakan banyak merek VW yang bekerja sama lebih erat dari sebelumnya untuk membantu mendorong inovasi dan penghematan biaya.

Merek Audi dan VW juga bekerja sama dengan Cariad, divisi perangkat lunak grup tersebut, untuk meluncurkan inovasi dengan lebih cepat.

Baca juga: Penjualan Grup Volkswagen global meningkat pada Q2 2023
Baca juga: Aturan anti polusi baru bisa pukul keuntungan VW
Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024