Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil terbesar Korea Selatan Hyundai Motor Co., mengatakan pada Rabu bahwa penjualannya naik 9,6 persen pada bulan lalu dibandingkan tahun sebelumnya, dibantu oleh kuatnya permintaan untuk model kelas atas.

Hyundai Motor menjual 377.986 kendaraan pada bulan Oktober, naik dari 344.910 unit pada tahun sebelumnya karena peningkatan penjualan SUV dan model merek independen Genesis, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Penjualan domestik Korea Selatan naik 5,9 persen menjadi 64,328 unit dari 60,736 unit pada periode yang disebutkan, sementara penjualan di luar negeri naik 10 persen menjadi 313,658 unit dari 284,174 unit.

Baca juga: Penjualan Hyundai dan Kia di Eropa Januari-September naik 3,5 persen

Hyundai berencana untuk fokus pada peningkatan lebih lanjut gabungan produknya dengan meluncurkan SUV GV80 dan Coupe GV80 yang ditingkatkan di pasar global, sambil berencana untuk memperkenalkan model Ioniq 5 N berperforma tinggi tahun depan setelah peluncuran domestiknya pada bulan September.

Model N ditujukan untuk menghadirkan kemampuan performa penuh dalam berkendara sehari-hari.

Dari Januari hingga Oktober, penjualan Hyundai meningkat 7,9 persen menjadi 3.505.024 unit mobil dari 3.248.961 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Penjualan di Korea Selatan melonjak 13 persen menjadi 627.847 mobil dalam 10 bulan pertama dari 557.571 unit pada tahun sebelumnya. Adapun penjualan di luar negeri naik 6,9 persen menjadi 2.877.177 unit dari 2.691.390 unit pada periode yang sama. Demikian disiarkan Yonhap, Rabu.

Baca juga: Hyundai sediakan "fast charging" di Starbucks kawasan Lebak Bulus

Baca juga: Laba bersih Hyundai Motor melonjak 134 persen pada Q3 2023

Baca juga: Hyundai Motor mulai program penjualan mobil bekas rekondisi
Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023