Jakarta (ANTARA) - BlackAuto Battle 2023 kembali sukses digelar di kota Yogyakarta, yang dinilai memiliki peran penting dalam merangsang pertumbuhan industri car tuning di wilayah-wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya seperti Solo, Magelang, Purwokerto dan Semarang.

Kegiatan yang telah berlangsung pada 21-22 Oktober 2023, tepatnya di Jogja Expo Center, Yogyakarta ini juga merupakan agenda lanjutan yang telah dijalankan di berbagai kota seperti di Jabodetabek sebagai tuan rumah West Region dan Surabaya sebagai tuan rumah East Region.

"Jogja kami pilih sebagai tuan rumah babak final dari kontes modifikasi ternama di Indonesia ini karena mampu mendukung dan merangsang industri car tuning di wilayah sekitarnya, serta berada di posisi geografis yang strategis, di tengah-tengah pulau Jawa yang tentunya sangat mudah dijangkau oleh para peserta finalis," kata Perwakilan Penyelenggara BlackAuto Battle 2023, Boy Prabowo dalam keterangan resminya, Jumat.

Baca juga: BlackAuto Battle 2023 kembali berlangsung di Surabaya

Untuk penjurian, kegiatan ini masih mempercayakan asosiasi APACT (Asia Pacific Car Tuning) sebagai wadah penjurian, babak final kontes car tuning. APACT diyakini mampu menghasilkan jawara modifikasi hasil dari proses penilaian yang fair dan profesional.

Menurut dia, penjurian yang dilakukan oleh asosiasi APACT di ajang ini sangat fair dan menggunakan metode terukur, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan di setiap kategori yang dilombakan.

Kegiatan BlackAuto Battle 2023 yang sukses digelar di Yogyakarta. (ANTARA/BlackAuto Battle)

Pada ajang ini, BlackAuto Battle 2023 membaginya dalam dua kelas/kategori kontes besar, yaitu Culture yang mewakili genre modifikasi good looking dan fashionable, serta Contest Car yang mewakili genre yang lebih progressive.

“BlackAuto Battle ingin mengakomodir kebutuhan keduanya yang memang sedang hype di dunia anak muda saat ini. Dengan faktor- faktor tersebut di atas, jelas bahwa setiap pemenang di babak final ini memang pantas dan layak menyandang gelar tersebut serta menjadi trendsetter industri modifikasi Indonesia," sebutnya.

Baca juga: BlackAuto Battle musim 2023 kembali digelar di Summarecon Serpong

Dari hasil penjurian, keluar sebagai Culture Black Auto Master adalah Toyota FT86-PAW dan Contest Black Auto Master diraih Suzuki Swift Diora Family. Masing-masing peraih gelar Master ini berhak untuk membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta.

Pada sektor car audio hadir Black Out Loud, penyelenggara mempertandingkan tiga kelas/kategori lomba, yakni SQ, SQL dan SPL. Seluruh peserta disaring menuju ke babak final yang berlangsung pada hari kedua sekaligus memperebutkan gelar juara nasional.

Pada sektor ini, penyelenggara juga menghadirkan alat ukur yang dinilai sangat kredibel yakni menggunakan Term Lab Magnum. Sedangkan juri untuk SQL dan SPL pada tahun ini melibatkan salah satu professional car audio yang juga seorang engineer, designer sekaligus speaker builder, Maslim Djanuanto.

Untuk SQ, Blackauto Battle 2023 menggandeng 3 asosiasi car audio sekaligus, yaitu EMMA (Eropa) dan MECA (Amerika) dan I-CAN (Asia/Indonesia) yang menjadikan kompetisi Black Out Loud ini berada di level paling atas, ketat sekaligus bergengsi.

Sedangkan untuk Black Auto Dynotest, penyelenggara memastikan bahwa penilaian kategori ini sudah menggunakan alat yang disebut dynamo meter. Di sini, pihak penyelenggara masih menggunakan Mainline Dynolog, salah satu pabrikan alat dyno terbaik di dunia yang kerap digunakan sebagai alat standar dari banyak kegiatan race dan performance dunia.

Baca juga: Berebut gelar master modifikasi di Final BlackAuto Battle 2022

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2023