Bandung (ANTARA News) - Pertumbuhan pasar sepeda motor jenis sport secara nasional menunjukkan kecenderungan positif dengan hadirnya sejumlah varian baru dari produsen sepeda motor.

"Pangsa pasar sepeda motor saat ini masih dikisaran lima persen, namun dalam dua tahun terakhir ini kecenderungannya terus positif," kata Direktur PT Surya Priatama, Main Director Bajaj Area Bandung, Johan Tanujaya di Bandung, Senin.

Ia mengakui bila sepeda motor matic saat ini masih merajai pasaran sepeda motor di tanah air disusul pasar sepeda motor bebek.

Kehadiran varian baru dari motor sport dengan gaya balap dari sejumlah pabrikan membuat sepeda motor sport kembali dilirik pasar setelah beberapa dekade berada di bawah bayang-bayang sepeda motor bebek.

Selain bersaing dalam desain dan warna, pabrikan sepeda motor juga berlomba dalam kapasitas mesin serta spesifikasi lainnya yang mendukung program hemat energi dan "Go Green."

"Kami optimistis dalam dua atau tiga tahun ke depan pasar sepeda motor sport akan semakin membaik," kata Johan.

Bajaj yang hadir di Indonesia pada 2006, menargetkan penjualan menargetkan penjualan tahun 2011 sebanyak 60.000 unit.

Sepeda motor sport selain bisa digunakan untuk transportasi dalam kota, juga tangguh untuk perjalanan luar kota dengan jalan yang kurang bagus sekalipun.

Sementara itu persaingan ketat sepeda motor masih terjadi antara pemain lama seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki kemudian Bajaj sebagai pemain baru.
(S033/Y003)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011