Jakarta (ANTARA) - Pabrikan sepeda motor India, Bajaj Auto membidik pertumbuhan penjualan sepeda motor di segmen premium setelah mereka berinvestasi 650 crore rupee (Rp1,2 triliun) untuk fasilitas pabrik di Chakan, Pune, India.

Bajaj kemungkinan tidak akan memproduksi sepeda motor di segmen premium, namun mereka akan memanfaatkan penjualan dari perusahaan aliansi yakni Dominar, KTM, dan Triumph.

"Kami percaya bahwa sepeda motor segmen premium akan tumbuh lebih cepat daripada segmen lain, dan Bajaj akan berada dalam posisi yang sangat baik untuk memanfaatkan tren itu. Dan itu berlaku untuk pasar domestik dan luar negeri," kata Direktur Eksekutif Bajaj Auto, Rakesh Sharmam dilansir Kantor Berita India, PTI, Kamis (24/12).

Segmen motor premium juga akan berkaitan dengan peningkatan permintaan di segmen sepeda motor listrik (EV).

"Dan tentu saja, seiring perluasan portofolio EV maka secara bersama-sama penjualan kami dapat tumbuh dengan cepat. Jadi kami membangun kemampuan itu dan mempersiapkan diri untuk memanfaatkan peluang," kata Sharma.

Bajaj Auto yang memegang 48 persen saham KTM, telah mengenalkan merek Husqvarna di bawah naungan KTM pada Februari 2020. Mereka juga telah menjalin kemitraan dengan pembuat sepeda motor ikonik Inggris Triumph.

Menurut Sharma, meski penjualan Bajaj Auto -- termasuk di luar negeri -- turun 21 persen pada periode April-November, namun penjualan sepeda motor premium yang termasuk KTM dan Dominar dapat tumbuh 24 persen pada periode yang sama.


Baca juga: Serikat pekerja Bajaj Auto di India tuntut penutupan pabrik

Baca juga: Bajaj versi listrik meluncur tahun depan

Baca juga: KTM 125 Duke dirilis seharga Rp28,7 juta

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020