Jakarta (ANTARA) - BMW Group memboyong sejumlah kendaraannya yang berfokus pada ekonomi sirkuler (circular economy), mobilitas perkotaan yang berkelanjutan, dan target penurunan emisi CO2 di pameran IAA Mobility 2021 di Jerman.

"Bagaimana setiap perusahaan menangani emisi CO2 telah menjadi faktor utama dalam menilai kinerja korporasi," kata Chairman of the Board Management BMW AG, Oliver Zipse, melalui keterangannya, Selasa.

i Vision

Tujuan desain keseluruhan kendaraan visioner ini adalah untuk menciptakan kendaraan yang dioptimalkan untuk siklus material tertutup dan mencapai tingkat penggunaan 100 persen bahan daur ulang atau 100 persen dapat didaur ulang.

Selain bahan baku berbasis bio dan bersertifikat, bahan yang telah melewati siklus hidup produk – yang disebut bahan sekunder – digunakan untuk tujuan ini.

​​​​​Baca juga: BMW 320i Touring dan BMW 330i Sedan hadir di Indonesia, ini harganya

Ini juga berlaku untuk sistem penyimpanan energi. Baterai solid-state BMW i Vision Circular 100 persen dapat didaur ulang dan hampir seluruhnya terbuat dari bahan daur ulang. Pada saat yang sama, ia akan mencapai kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dengan penggunaan sumber daya yang lebih sedikit.

"BMW telah terapkan sirkularitas dalam konsep kendaraan sejak awal ketika merancang BMW i Vision Circular. Itulah mengapa kendaraan visioner ini penuh dengan ide-ide inovatif yang menggabungkan sustainability dengan desain estetika inovatif dan inspiratif," kata Head of BMW Group Design, Adrian van Hooydonk.
BMW iX. (ANTARA/BMW Group)


BMW iX dan i4

BMW iX memiliki konsep pengembangan yang luas, mulai dari arsitektur jaringan on-board, perangkat lunak baru, layanan digital, konektivitas, dan fungsi mengemudi otomatis.

Kemajuan yang dicapai dapat dilihat pada sistem operasi iDrive generasi terbaru, manajemen energi yang efisien, dan berbagai sistem bantuan pengemudi yang inovatif.

Varian model yang tersedia pada peluncuran di IAA Mobility 2021 ini akan ditenagai oleh dua motor listrik, satu motor listrik di roda depan dan satu lagi di roda belakang, bersama-sama menghasilkan tenaga 523 hp di BMW iX xDrive50 dan 326 hp di BMW iX xDrive40.

Sementara, BMW i4 menggabungkan kesenangan berkendara bebas emisi dalam gaya yang sporty dengan ruang yang luas dan kepraktisan Gran Coupe empat pintu.

Teknologi BMW eDrive generasi kelima, BMW iDrive baru dan banyak pilihan sistem bantuan pengemudi menandai karakter progresifnya.
BMW i4. (ANTARA/BMW Group)


BMW i4 tersedia dalam dua varian model pada peluncurannya di IAA Mobility 2021, salah satunya adalah mobil BMW M pertama tanpa emisi CO2. BMW i4 M50 menggunakan motor listrik di roda depan dan belakang untuk menghasilkan tenaga 544 hp.

Kenikmatan berkendara yang intens dan menarik memastikan varian ini sesuai sebagai karya BMW M GmbH yang berfokus pada performa. Juga tersedia varian kedua, BMW i4 eDrive40 dengan tenaga 340 hp dan penggerak roda belakang

Versi full-listrik dari BMW Seri 5 dan BMW X1 akan menyusul di tahun-tahun mendatang. Hal yang sama berlaku untuk BMW Seri 7 dan penerus MINI Countryman.

Pada tahun 2023, BMW Group akan memiliki setidaknya satu model full listrik di jalan, atau sekitar 90 persen dari segmen pasarnya saat ini.

Baca juga: BMW akan kurangi emisi karbon hingga 40 persen pada 2030

Baca juga: BMW Individual dapat sambutan baik dari para pecinta kendaraan sport

Baca juga: BMW Motorad hadirkan dua AMBY di Munich Motor Show

Pewarta: A087
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021