Jakarta (ANTARA) - BMW Group Indonesia mengatakan perusahaan berencana untuk fokus ke lini kendaraan elektrifikasi (EV) pada tahun 2021.

"Di tahun 2021 ini kami juga akan fokus ke elektrifikasi, beberapa di antaranya melalui model BMW 330e yang merupakan plug-in hybrid vehichle (PHEV) dan BMW i3s yang merupakan full electric. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap EV," kata Director Of Communications ‎BMW Group Indonesia Jodie O'tania melalui jumpa pers daring, Rabu (24/2).

Baca juga: BMW Seri 5 dan 3 hybrid terbaru dirilis Maret

Baca juga: BMW ingin gandakan penjualan kendaraan listrik pada 2021


Lebih lanjut, fokus kendaraan listrik di Indonesia pun mulai dikenalkan melalui beberapa pilihan seperti mobil hibrida sebelum akhirnya ke kendaraan bertenaga listrik penuh. Selain menjadi pengenalan akan mobil listrik, hal ini juga merupakan strategi BMW untuk mengikuti tren dan memberikan pilihan bagi masyarakat sesuai kebutuhan dan preferensinya.

"Di Indonesia pun kita berikan pilihan untuk pelanggan, seperti petrol, PHEV dan full EV. Untuk tren sendiri kita perlu ikuti agar tetap relevan dan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Jodie.

Namun, Jodie menegaskan bahwa BMW 330e masih ada di tahap pengenalan saja, sehingga belum ditujukan untuk dijual secara massal. "Karena ini baru untuk tingkatkan awareness, jadi ini belum diperuntukkan untuk publik," kata dia.

"Tujuannya untuk mempercepat elektrifikasi di Indonesia. (Kendaraan listrik) Masih dikenalkan secara publik, masih diperuntukkan untuk riset. Di tahun 2022 juga akan ada kendaraan full electric dari BMW dan MINI," ujarnya menambahkan.

Ketika disinggung mengenai kehadiran BMW iX di Indonesia, Jodie mengatakan pihaknya belum berencana untuk meluncurkan kendaraan listrik terbaru tersebut.

"BMW iX sudah dikenalkan secara global, tapi peluncurannya belum. Di Indonesia sendiri, itu belum ada di milestone kita, karena kami masih fokus di hybrid dan kendaraan yang relevan di Indonesia," kata Jodie.

Model kendaraan listrik iX sendiri merupakan salah satu varian yang dinantikan penggemarnya di dunia. Mengutip dari Electrive, BMW dilaporkan ingin meningkatkan lebih dari dua kali lipat produksi kendaraan listrik di pabriknya di Dingolfing Jerman tahun ini menjadi lebih dari 40 ribu kendaraan, dengan BMW iX akan menjadi pengemudi utama di balik dorongan tersebut.

Perusahaan mempresentasikan BMW iX tahun lalu dan produksi dijadwalkan untuk dimulai musim panas ini sebelum peluncuran pasar pada bulan November.

Selain iX, BMW juga akan membuat dua versi PHEV baru dari Seri 5 di Dingolfing. Pabrik tersebut adalah tempat produksi kendaraan terbesar Grup BMW di Eropa dan memproduksi sekitar 285 ribu kendaraan pada tahun 2019.


Baca juga: BMW X3 xDrive30i M Sport meluncur dengan teknologi dan fitur baru

Baca juga: BMW X7 xDrive40i Opulence rakitan Indonesia meluncur, berapa harganya?

Baca juga: BMW Group Indonesia jual 2.565 mobil premium pada tahun 2020

Pewarta: A087
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2021