Jakarta (ANTARA) - Grup PSA mengumumkan telah sepakat untuk menjual salah satu fasilitasnya kepada Assistance Publique - Hopitaux de Paris (AP-HP) yang akan mengubahnya menjadi rumah sakit.

Semua karyawan dapat memperoleh manfaat dari mobilitas internal atau eksternal. Kegiatan industri dipindahkan ke pabrik teknik mesin Grup PSA lainnya.

"Kami senang bahwa situs Saint-Ouen kami dapat digunakan untuk proyek kepentingan umum, seperti masa depan. Rumah Sakit Universitas Grand Paris Nord, sambil berkontribusi dalam pencarian efisiensi real estat yang dilakukan oleh PSA," kata Direktur SDM dan Transportasi Grup PSA, Xavier Chereau, dalam pernyataannya dikutip, Senin.

Baca juga: Carlos Tavares pimpin Stellantis, hasil merger Fiat-PSA

Baca juga: Citroen akan "gempur" pasar mobil listrik mulai 2022

Ini adalah fasilitas kedua dalam sejarah Grup PSA yang digunakan untuk pembangunan pusat rumah sakit. Penandatanganan janji jual ini menandai langkah penting dalam proyek pembangunan rumah sakit baru.

"Kami sedang dalam tahap analisis proyek dari kompetisi arsitektur, yang melibatkan 220 profesional dari rumah sakit Bichat - Claude-Bernard dan Beaujon, serta ahli, perwakilan pengguna, otoritas lokal, dinas pemadam kebakaran Paris dan Universitas Paris. Kita harus tahu pada Maret 2021 sekelompok arsitek yang dipilih untuk membangun rumah sakit baru," jelas Martin Hirsch, direktur umum AP-HP.

Karyawan PSA yang selama ini bekerja di pabrik itu akan dipindahkan ke pabrik lain atau ke perusahaan lain di wilayah itu dan sebagian pensiun. Beberapa karyawan juga direkrut oleh AP-HP.

Ini merupakan yang kedua kalinya Grup PSA menjual fasilitasnya untuk kepentingan umum setelah sebelumnya fasilitas Citroen di Quai de Javel (Paris ke-15) yang digunakan untuk Rumah Sakit Eropa Georges-Pompidou - AP-HP.

Baca juga: Grup Peugeot sumbang masker hingga mobil untuk tangani COVID-19

Pewarta: S026
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020