Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan terbesar di Korea Selatan, Hyundai telah merilis gambar teaser pertama dari kendaraan ramah lingkungan yang tampaknya terinspirasi dari model mobil balap di masa lampau berkonsep 45 dan dijuluki Soapbox.

Meski ramah lingkungan, Soapbox nampaknya tidak akan menggunakan listrik karena model kendaraan itu lebih menyerupai mobil balap Soapbox.

Hyundai masih merahasiakan detailnya, tetapi model itu dibuat di pusat desain perusahaan di Eropa ini menampilkan bodi trapesium yang dicat kuning dan menampilkan logo Hyundai kecil di sisinya.

Dikutip dari CarsCoops, pada Kamis, kendaraan ini memiliki memiliki roda merah, as yang kokoh, dan rem tangan yang sangat menonjol.

Meskipun tidak terlalu menarik, Hyundai mengatakan "roda yang terbuka dan rangka yang rendah memberikan karakter dinamis". Mereka juga menambahkan "garis lurus yang membentang dari sudut melintasi badan mobil" adalah referensi yang jelas untuk konsep 45.

Hyundai mengatakan model tersebut adalah mobil balap yang desain terinspirasi dari kotak sabun klasik, karena mereka menunjukkan bahwa nama tersebut mengacu pada "kendaraan tanpa motor, yang kerap digunakan anak-anak pada masa lalu untuk balapan di jalanan yang menurun".

Perusahaan mencatat bahwa mobil itu awalnya dibuat dari kotak sabun kayu bekas, tetapi sekarang memiliki desain yang lebih modern dan canggih.

Meski masih banyak pertanyaan yang tersisa, Hyundai menyiratkan bahwa Hyundai akan memiliki rencana untuk membuat "desain yang terinspirasi oleh kotak sabun tradisional yang dapat diakses oleh pelanggan di seluruh Eropa".

Artinya masih belum jelas apakah mobil ini akan dijual atau tidak, tetapi Hyundai menunjukkan bahwa perusahaan dapat menjual Soapbox di Eropa atau menawarkan perlengkapan yang memungkinkan untuk konsumen membuatnya sendiri. 

Baca juga: SsangYong akan dibeli perusahaan AS?

Baca juga: Hyundai, CSIRO dan FMG kolaborasi produksi mobil hidrogen

Baca juga: Hyundai Kona Electric bisa tempuh 1.000 km sekali isi daya baterai

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2020