Jakarta (ANTARA) - Penjualan mobil di Amerika Serikat diperkirakan akan berangsur pulih pada Juni ini, menyusul krisis yang terjadi pada April, karena adanya peraturan dan pembatasan kegiatan guna mencegah penyebaran virus corona.

Menurut konsultan industri J.D. Power dan LMC Automotive, sebagaimana dilaporkan Reuters, Sabtu, optimisme ini muncul karena peraturan tersebut telah sedikit demi sedikit mereda dan pembeli perlahan-lahan kembali ke pasar.

Baca juga: Trump desak GM untuk segera buat ventilator medis

Konsultan tersebut memperkirakan total penjualan kendaraan Amerika Serikat turun sekitar 25 persen menjadi sekitar 1,09 juta unit pada bulan Juni. Ini merupakan penurunan yang lebih dari 40 persen pada bulan April dan penurunan 29 persen pada bulan Mei.

"Industri terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada bulan Juni," kata konsultan dalam sebuah pernyataan.

“Kombinasi dari permintaan yang terpendam, menyatakan pembatasan yang mereda terkait virus corona dan peningkatan insentif semuanya memberikan angin segar bagi industri,” katanya melanjutkan.

Rekor level insentif oleh pembuat mobil mendukung pemulihan penjualan, dengan pengeluaran insentif pada kecepatan mencapai 4.411 dolar AS, tertinggi yang pernah ada untuk Juni dan peningkatan 445 dolar AS dari tahun sebelumnya, J.D. Power dan LMC Automotive mengatakan.

Tetapi, kendala inventaris di tengah pandemi COVID-19 dan setiap pelonggaran permintaan terpendam dapat mengganggu laju pemulihan penjualan secara keseluruhan.

Baca juga: Karyawan terinfeksi COVID-19, Ford tutup lagi pabrik di Kansas City

Baca juga: Ford, GE akan produksi 50.000 ventilator dalam 100 hari

Baca juga: Trump puji kemajuan ventilator yang dibuat GM

Pewarta: A087
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2020