Jakarta (ANTARA) - Dana Inc, yang merupakan produsen suku cadang utama untuk truk di Detroit, Amerika Serikat memulai kembali aktivitas mereka di pabrik Toledo dengan satu shift dari sepertiga tenaga kerja mereka yang berjumlah 750 orang dan kurang dari 1 persen yang absen.

"Kami tidak merasakan getaran yang terlalu cepat. Mungkin ada sedikit topeng masker wajah itu mengganggu saya," kata manajer pabrik, Craig Zimmerly yang dikutip dari Reuters, Selasa.

Dalam hal ini, Pabrik Toledo biasa memasok as roda untuk model-model populer seperti Fiat Chrysler Automobiles, Jeep Wrangler dan Gladiator, serta pikap Ranger Ford Motor Co.

Menurut mereka, memasok suku cadang untuk kendaraan truk dan SUV adalah salah satu kendaraan industri yang paling menguntungkan.

Teknisi perakitan Brandon Green, dari Toledo mengatakan bahwa dia "baik-baik saja" dengan tindakan pencegahan keselamatan yang diberlakukan di pabrik.

"Aku tidak terlalu gugup. Mereka bekerja dengan kami dengan cukup baik untuk mendapatkan apa yang kami butuhkan," katanya.

Di antara tindakan pencegahan penyebaran virus corona tersebut adalah pintu masuk dan jalan keluar yang mendapatkan pemeriksaan suhu termal dan diberi masker wajah serta melakukan jaga jarak.

Pekerja bertanggung jawab untuk membersihkan area kerja langsung mereka di awal dan akhir setiap shift. Semalam, seorang kru pemeliharaan membersihkan dan mendisinfeksi pabrik dengan mesin fogging.

Ketua toko pabrik UAW, Mark Popovich dari Toledo yang berusia 61 tahun, mengatakan, "Kami mendapat suasana hati yang baik hari ini. Semua orang mengerti bahwa kita harus kembali bekerja. Itu lebih baik dari yang kita semua pikirkan dengan mendengar terlalu banyak hal negatif," tutup dia.


Baca juga: GM aktifkan kembali pabrik Meksiko Rabu

Baca juga: Bengkel Isuzu Berjalan tetap buka layani konsumen

Baca juga: Strategi Nissan layani pelanggan selama COVID-19

 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020