Jakarta (ANTARA) - Produsen sepeda motor berdesain klasik, Royal Enfield mengumumkan pada Selasa bahwa mereka menangguhkan seluruh kegiatan operasionalnya di dunia, mulai Senin (23/3) hingga Selasa (31/3), sebagai buntut dari pandemik virus corona baru (COVID-19).

"Penangguhan operasional ini meliputi seluruh kegiatan di fasilitas produksi Royal Enfield di Tiruvottiyur, Oragadam dan Vallam Vadagal di Chennai, Pusat Pengembangan di Chennai dan Bruntingthorpe, Leicestershire, UK; serta semua kantor dan diler di bawah kepemilikan Royal Enfield di India," kata Royal Enfield dalam keterangan pers hari ini.

Baca juga: Royal Enfield akan gelar International Jamboree 2019 di Bali

Baca juga: Royal Enfield ajak pengguna tingkatkan keselamatan berkendara


"Kebijakan penangguhan operasional ini diambil guna memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh karyawan, baik karyawan tetap, karyawan kontrak, maupun karyawan lepas," kata perusahaan yang berbasis di Chennai, India.

Mengikuti kebijakan pemerintah di setiap negara, seluruh fasilitas pendukung Royal Enfield, termasuk Roadside Assistance Facility, service center dan bengkel mungkin akan terpengaruh selama periode ini.

Royal Enfield akan terus memantau situasi secara seksama dan mengambil langkah yang sesuai dengan regulasi dan anjuran pemerintah tiap negara.

Baca juga: Royal Enfield rayakan keberhasilan 19 pengendara taklukan Himalaya

Baca juga: Royal Enfield rilis enam varian Bullet 350 sekaligus

Baca juga: Kisah Darius, Donna Agnesia tuntaskan misi bermotor ke Himalaya

Pewarta: A069
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2020