Jakarta (ANTARA) - Pengguna dan pecinta Suzuki Baleno yang tergabung dalam Baleno Club Tangerang (BCT) mengaku sering mengadakan acara kumpul-kumpul demi menjaga eksistensi komunitas.

Anggota BCT berkomitmen kuat untuk rajin mengadakan pertemuan, sehingga mereka yang menjadi bagian Baleno Club Indonesia (BCI) tetap eksis di kalangan komunitas mobil.

"Baleno Club Tangerang adalah komunitas otomotif yang berdiri karena kesukaan dan kecintaan orang terhadap Suzuki Baleno," ungkap pengurus Baleno Club Tangerang, Toink dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (19/12).

Toink merupakan pemilik Baleno tahun 2008 dan sudah bergabung sebagai pengurus sejak komunitas itu berdiri.

Baca juga: Evolusi Baleno dari sedan hingga "hatchback"

Baca juga: Berapa ongkos perawatan Suzuki Baleno?


Keluarganya juga mendukungnya untuk menggunakan Baleno dan tak ada niatan untuk menjual apalagi mengganti dengan kendaraan lainnya. Ia pernah membawa Baleno turing terjauhnya ke Magetan, Jawa Timur. Saat ini catatan odometernya sudah lebih dari 200 ribu kilometer.

Ia juga mengatakan, Jambore Nasional Baleno Club Indonesia selalu menjadi agenda para pemilik Baleno di Tangerang guna menjalin kekeluargaan dengan sesama pemilik Baleno seluruh Indonesia.

"Jambore Baleno terakhir digelar 19-20 Oktober 2019. Para komunitas berkumpul di Soreang, Bandung. Diyakini hadir ratusan member Baleno dari berbagai kota di Tanah Air," katanya, menambahkan bahwa Baleno Club Tangerang dideklarasikan pada 23 Februari 2003 di Lembang, Jawa Barat.

Baca juga: Ada aksesori tambahan untuk Suzuki Baleno

Baca juga: Tata Motors siapkan kompetitor Suzuki Baleno, begini tampilannya

Baca juga: Suzuki Baleno versi Toyota akan diluncurkan tahun fiskal depan


 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019