Jakarta (ANTARA News) - Juru bicara dari pembuat mobil Jerman, Volkswagen, mengatakan pada Jumat (18/1) waktu setempat bahwa Volkswagen sedang mempertimbangkan untuk memperluas program insentif penjualan bagi pemilik mobil lama brand ini di seluruh Jerman, selain di 15 kota yang dianggap paling tercemar oleh polusi.

Dilansir Reuters, Sabtu, di bawah tekanan untuk mencegah larangan kendaraan diesel beroperasi di kota-kota utama, Volkswagen menawarkan insentif tukar tambah guna mendorong pelanggan untuk menukar kendaraan diesel lama mereka dengan mobil baru yang lebih ramah lingkungan dan modern.

Seorang juru bicara Volkswagen mengatakan bahwa komite dewan direksi yang bertanggung jawab sedang memeriksa insentif trade-in nasional untuk kendaraan diesel Euro 4 atau Euro 5 untuk periode waktu terbatas dan diperkirakan akan membuat keputusan awal pekan depan.

Volkswagen mengatakan pada bulan Oktober akan menawarkan insentif kepada pembeli mobil penumpang bermerek VW jika mereka setuju untuk menukarkan mobil bermesin beremisi Euro 1 ke Euro 4.

Insentif tukar tambah saat ini dibatasi hanya di 15 kota yang paling tercemar di Jerman.

Harian Jerman Bild pertama kali melaporkan bahwa VW sedang mempertimbangkan untuk memperluas insentif penjualan ke seluruh Jerman. Surat kabar itu mengatakan rincian masih dikerjakan tetapi perusahaan akan membayar hingga 9.000 euro atau  10.200 dolar AS per unit mobil seperti yang direncanakan sebelumnya.

Pembuat mobil Jerman telah sepakat untuk mengeluarkan hingga 3.000 euro atau 3.431 dolar AS per kendaraan untuk meningkatkan perangkat lunak manajemen mesin untuk membuat sistem penyaringan knalpot lebih efektif, tetapi para pakar lingkungan mengatakan langkah-langkah ini tidak cukup.

Baca juga: Aliansi Ford-VW diumumkan pekan depan
Baca juga: 7 mobil diprediksi meredup di AS pada 2019
Baca juga: Negara bagian Jerman akan tuntut VW atas skandal diesel

Penerjemah: Chairul Rohman
Copyright © ANTARA 2019