Jakarta (ANTARA News) - Banyak cara untuk merawat cat mobil agar tetap berkilap kendati kendaraan itu digunakan setiap hari untuk melintasi jalanan berdebu, terkena air hujan, hingga cipratan air dan lumpur dari jalanan berlubang.

Salah satu cara yang sudah banyak dilakukan para pemilik mobil adalah dengan coating, atau melapisi cat mobil dengan bahan tertentu guna menjaga kilap, tidak membuat kotoran menempel sehingga mudah dibersihkan.

Namun salah satu hal penting setelah melakukan coating adalah pemilik tidak boleh mencuci kendaraannya menggunakan sabun selama tiga hari karena kandungan PH pada sabun atau sampo mobil dapat merusak lapisan cat.

"Persyaratan setelah coating adalah dilarang cuci mobil selama tiga hari pakai sabun. Ada zat asam pada sampo atau sabun yang bisa merusak," kata CEO Topcoat Indonesia Christopher Sebastian kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Baca: Jaga cat mobil tetap berkilau dengan lapisan coating sapphire serum

Ia juga menyarankan agar pemilik mobil teliti memilih sampo dengan kadar PH yang rendah agar kilau cat mobil tetap terjaga, kemudian menabahkan bahwa jangan telalu sering mencuci mobil di tempat pencucian umum.

"Kita enggak tahu, apakah lap yang dipakai itu bersih atau kotor, atau bekas mobil-mobil lain yang lebih kotor dan bisa menyebabkan lecet," katanya.

Selain sampo, pemilik mobil juga harus menjaga kendaraannya dari air hujan dengan parkir di tempat terlindungi atau membilas kendaraan sehabis terkena hujan.

Hal itu dikarenakan air hujan memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi, sehingga dapat membuat warna cat mobil menjadi belang.

"Kalau terkena air hujan langsung dibilas. Air hujan punya tingkat keasaman yang jahat kepada cat mobil," katanya.

Baca: Bolehkan mobil langsung dicuci setelah dicat ulang?

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2018