Merasa berakar di segmen SUV, Sokon hadirkan Glory 580

Kamis, 19 April 2018 23:52 WIB
Merasa berakar di segmen SUV, Sokon hadirkan Glory 580
Sokon Glory 580 yang diluncurkan di hari pertama ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). (ANTARA News/Gilang Galiartha)
Jakarta (ANTARA News) - Agen pemegang merek DongFeng Sokon di Indonesia, PT Sokonindo Automobile, memulai keseriusan bertarung di pasar mobil penumpang dengan menghadirkan Sport Utility Vehicle (SUV) berkapasitas tujuh penumpang, Glory 580, yang diluncurkan di hari pembuka pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis.

Sokon, sebagaimana disampaikan Managing Director Sokonindo Automobile Franz Wang, memang memiliki akar di segmen SUV, oleh karena itu kehadiran Glory 580 di Indonesia hanya menjadi pembuka bagi model-model SUV lain di kemudian hari, yang tentunya masih belum diungkapkan.

"Akar teknologi otomotif dan kekuatan kami memang ada di SUV," tutur Wang selepas peluncuran.

Glory 580, dari tampilannya sekilas hampir tidak bisa dibedakan dengan pesaingnya, Honda CR-V, kecuali tentu saja emblem di moncong mobil.

Namun demikian, Glory 580, laiknya produk-produk otomotif dari Negeri Tirai Bambu lain, segera menempatkan harga yang amat sangat murah dibandingkan pesaing dari pabrikan Jepang di segmen yang sama.

Glory 580 yang akan dihadirkan dengan empat tingkatan varian yakni secara berurutan Elite, Comfort, Luxury dan Premium, hanya ditawarkan dengan rentang harga Rp220 juta hingga Rp350 juta. Harga tersebut bahkan jauh lebih murah dari "adik" CR-V yakni Honda HR-V, yang varian termurahnya dijual seharga Rp273,5 juta.

Baca juga: Triton Athlete, amunisi anyar Mitsubishi gaet kalangan pehobi

Baca juga: Honda PCX Hybrid produksi Indonesia hadir, berapa harganya?

Baca juga: Suzuki Ertiga terbaru debut di IIMS, begini tampilannya


Meski demikian, untuk saat ini, hanya empat tipe yang bisa dipesan di IIMS 2018 dari delapan tipe yang rencananya akan dipasarkan di Indonesia.

Untuk varian Comfort tipe bermesin 1,8 liter dan bertransmisi manual dibanderol (on the road Jabodetabek) seharga Rp245,9 juta, kemudian dari varian yang sama dengan tipe bermesin 1,5 liter turbo bertransmisi CVT ditawarkan seharga Rp282 juta.

Selanjutnya, untuk varian Luxury bermesin 1,5 liter turbo bertransmisi manual ditawarkan dengan harga sekira Rp292 juta, dan varian yang sama dengan tipe bermesin 1,5 liter turbo bertransmisi CVT seharga Rp308 juta.

Meski ditawarkan dengan harga murah, fitur Glory 580 tergolong lengkap baik itu sistem hiburan yang menghadirkan monitor utama 10 inci berteknologi layar sentuh yang didukung fungsi smartphone mirroring, maupun fitur keyless entrey serta tombol push-start pemulai mesin.

Kemudian dari segi keselamatan, Glory 580 dilengkapi Electronic Stabilty Program, Electronic Parking Brake, kantung udara keselamatan hingga empat buah ditambah Crash Auto Unlocking bahkan alat perekam catatan berkendara.

Berkaca pada keyakinan memiliki akar teknologi di model SUV, bahkan ketika dua varian dalam empat tipe lain Glory 580 belum juga mulai dijual di Indonesia, Sokonindo hampir positif menegaskan bahwa untuk selanjutnya besar kemungkinan mereka akan kembali menghadirkan model SUV lain.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2018

Nissan akan memajang tiga mobil listrik dalam keikutsertaannya di pameran otomotif Auto China 2018, sebagai upaya memperlihatkan potensi mereka di pasar ...
Para penjual mobil bekas diyakini akan merasakan keuntungan dari trend meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil-mobil segmen sport utility vehicle (SUV) ...
Produk kaca film semakin berkembang dengan teknologi yang semakin canggih guna memenuhi kebutuhan para pengguna kendaraan dari berbagai segmen mobil yang ...
Turin (ANTARA News) – Seorang seniman muda di Turin menghabiskan waktu selama beberapa bulan membuat patung mobil Fiat 500 seukuran aslinya dari marmer ...
Alibaba AI Labs mengumumkan bahwa Daimler, Audi, dan Volvo Cars menjadi merek mobil global pertama yang mengadopsi sistem kecerdasan buatan (Artificial ...