Karawang (ANTARA News) - Para lulusan dari Toyota Indonesia Akademi (TIA) yaitu program pendidikan vokasi manufaktur dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akan disalurkan untuk bekerja di sejumlah perusahaan pemasok (supply chain) Toyota.

"Iya, target utama kami suplier," kata Direktur TIA Amirul Chusni kepada wartawan di Karawang, Jawa Barat, Rabu.

Direktur Administasi, Corporate dan External Affairs PT TMMIN, Bob Azam, mengatakan Toyota Indonesia Akademi selain dimaksudkan mencetak para tenaga kerja bersertifikasi otomotif, namun juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi manufaktur.

"Kami ingin sekolah ini meningkatkan efisiensi atau produktifitas manufaktur," kata Bob.

Bob menjelaskan efisiensi bisa ditingkatkan hingga 50 persen jika perusahaan manufaktur mampu menangani perawatan, logistik dan kualitas. Untuk itu, para lulusan TIA diharapkan mampu bekerja dengan efisien dan produktif.

"Dari tiga itu jika ditangani baik, produktifitas kami bisa naik 50 persen. Tidak main-main 50 persen," kata Bob.

(baca juga: Toyota Indonesia Akademi cetak 32 tenaga bersertifikasi otomotif)

Kehadiran para lulusan dari TIA, juga bisa menghemat pengeluaran perusahaan dan menularkan budaya disiplin yang ditawarkan saat masa pendidikan kepada karyawan lainnya.

Bob mengatakan, kendati Toyota dan sejumlah perusahaan supply chain akan ditawarkan kontrak kerja untuk mereka, namun lulusan TIA juga diizinkan untuk bekerja di perusahaan lain.

"Boleh. Kesempatan kami buka. Kami akan tawarkan, tapi jika mereka mau ke pabrik lain tak apa-apa," kata Bob.

Lulusan TIA yang masuk sebagai pegawai Toyota pun akan diperlakukan sama dengan karyawan lainnya.

"Kami perlakukan sama, prestasi yang akan membedakan antar mereka," kata Bob.

Sebelumnya, TIA meluluskan sebanyak 32 siswa angkatan kedua Diploma 1 (D1) jurusan Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi di Karawang sebagai perwujudan keinginan Toyota Indonesia untuk mencetak sebanyak 1.000 tenaga ahli bersertifikasi dalam 10 tahun mendatang.

Selain itu, TIA juga telah membuka jurusan baru setara dengan program Diploma II (D2) yaitu Teknik Produksi Kendaraan Roda Empat.

(baca juga: Toyota Indonesia Akademi buka jurusan Teknik Produksi Kendaraan Roda Empat)
Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2017