Jakarta (ANTARA News) - Dalam beberapa waktu terakhir tren penjualan mobil dari segmen sport utility vehicle (SUV) terus meningkat sejalan dengan kian beragam pilihan SUV yang dikeluarkan pabrikan mobil guna memenuhi kebutuhan konsumen.

Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM), mengamini bahwa pergerakan market SUV akan terus naik kendati ia meyakini pasar mobil serbaguna (MPV) akan tetap menjadi yang terbesar di Indonesia.

"Kita lihat dari pergerakan market dalam beberapa tahun terakhir (SUV) naik terus, global trend juga sama," papar Henry Tanoto kepada wartawan seusai membuka booth Toyota pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JIExpo Kemayoran.

Ia menambahkan, "SUV segmen yang semakin diminati. Tahun lalu komposisi market SUV sekitar 19 persen, tahun sebelumnya 12 persen. Jadi memang ditopang banyaknya pilihan sehingga market tumbuh pesat. Namun MPV akan tetap menjadi market yang terbesar."

Henry Tanoto memprediksi market SUV pada tahun ini akan naik dari 19 persen menjadi sekitar 20 persen.

Pada kesempatan terpisah, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan pasar SUV punya kecenderungan mengikuti tren seperti market sedan hatchback. Untuk itu, Soerjopranoto juga meyakini bahwa pasar MPV akan tetap yang terbesar di Indonesia.

"Jawaban saya, market akan kembali ke fundamental-nya yaitu market MPV. Market MPV sangat kuat di Indonesia karena fungsi transportasi. SUV hanya masalah tren, hatchback juga. Saat diperkenalkan produk baru, dia naik," jelas Soerjopranoto di booth Toyota, Rabu.

Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan SUV dari sejumlah merek pada 2017 di antaranya Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, Nissan X Trail, Honda CR-V dan produk lainnya terjual 15.083 unit. Sedangkan Low SUV dengan produk Toyota Rush, Daihatsu Terios, Honda BR-V, Suzuki SX4 dan produk lainnya terjual 29.523 unit.

Pewarta:
Editor: Monalisa
Copyright © ANTARA 2017