Jenewa, Swiss (ANTARA News) - Produsen mobil sport mewah McLaren Automotive yang baru menjual mobil di pasar umum pada 2010 membidik volume produksi hingga 5.000 unit kendaraan pada 2022.

Pabrikan mobil sport mewah yang meluncurkan model 570 GT di Geneva Motor Show pada Selasa kemarin berhasil memproduksi 1.654 mobil pada tahun 2015 dengan harga mulai dari 120.000 pound (Rp2,2 miliar) hingga lebih dari 800.000 pound (Rp14,8 miliar) per unit.

Pimpinan manajemen (CEO) McLaren Automotive, Mike Flewitt, mengatakan, peningkatan produksi itu bersumber dari bertambahnya tipe mobil menjadi tujuh model, salah satunya 570 GT yang ditujukan untuk pembeli baru terutama dari kalangan perempuan.

"Sebanyak 4.000 (kendaraan) adalah model bisnis yang sangat baik bagi kami. Saya benar-benar berpikir volume pada 2022 akan konsisten di angka sekitar 4.500 dan tidak akan lebih dari 5.000 mobil," kata Mike Flewitt dilansir dari Reuters, Rabu.

Kendati McLaren memiliki fasilitas dan saham di Formula Satu, namun untuk produksi mobil mewah mereka memiliki badan hukum yang berbeda dan akan bersaing dengan pabrikan yang lebih mapan seperti Ferrari dan Aston Martin.

Selain itu McLaren juga tidak ingin bergabung dengan grup otomotif yang lebih besar, seperti Daimler dan Aston Martin, guna menghadapi persaingan ketat dan aturan Emisi yang dipandang sebagai tantangan para produsen mobil.

"Tahun lalu kami investasikan 120 juta pound untuk penelitian dan pengembangan. Itu 30 persen dari pendapatan kami," Kata Direktur Mclaren Jolyon Nash

"Selama enam tahun ke depan sampai 2022, kami akan investasi satu miliar pound untuk penelitian, pengembangan dan produk baru," jelas dia.

Data terbaru menunjukkan McLaren Automotive meraih omset hingga 500 juta pound pada 2014.

Sementara itu, Flewitt menyatakan pihaknya tidak akan tergoda untuk menciptakan sport utility vehicle (SUV) seperti yang dilakukan Jaguar.

"Pada saat ini sebuah SUV tidak cocok untuk kami dan saya belum tahu apakah itu akan terjadi," kata Flewitt.

Penerjemah:
Copyright © ANTARA 2016