Jakarta (ANTARA) - Perusahaan kendaraan listrik asal Amerika, Tesla, mencetak rekor baru atas peningkatan produksi dan pengiriman kendaraan listriknya selama kuartal pertama 2023.

Pada kuartal pertama tahun ini, Tesla meningkatkan keseluruhan produksi mobil listrik global sekitar 44 persen dari tahun ke tahun, mencapai total 440.808 unit kendaraan.

Angka itu merupakan rekor baru bagi perusahaan milik Elon Musk, meski hanya sedikit lebih tinggi dari kuartal empat tahun 2022 yakni 439.701 unit, seperti dilaporkan Insideevs, Senin.

Baca juga: Tesla digugat atas kecelakaan fatal "Model S" di Florida

Bagian terbesar jatuh pada Tesla Model 3/Model Y sebanyak 421.371 unit (naik 44 persen). Produksi Model S/Model X juga meningkat sebesar 37 persen menjadi 19.437 unit, namun sedikit lebih rendah dibandingkan kuartal empat 2022 yakni 20.614 unit.

Total penjualan global (pengiriman pelanggan) mencapai 422.875 unit, naik 36 persen dari tahun ke tahun. Ini juga menjadi rekor triwulanan baru bagi Tesla.

Dalam hal dua kelompok kendaraan, duo Model 3 dan Model Y tercatat telah mencapai 412.180 pengiriman, naik 40 persen dari tahun ke tahun. Sedangkan duo Model S dan Model X tercatat mencapai 10.695 pengiriman (turun 27 persen).

Penurunan pencapaian Model S dan Model X mungkin tidak perlu dikhawatirkan, mengingat ini tampaknya terkait dengan peluncuran versi terbaru secara global.

Sebagai referensi, pada tahun 2022, Tesla berhasil memproduksi total 1.369.611 mobil listrik (naik 47 persen tahun-ke-tahun) dan telah mengirimkan 1.313.851 kendaraan (naik 40 persen tahun-ke-tahun).

Baca juga: Lini produksi Tesla Cybertruck hampir siap

Baca juga: Badan regulasi AS buka penyelidikan terhadap 50 ribu Tesla Model X

Baca juga: Tesla tarik truk Semi beberapa bulan setelah pengiriman

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023