Jakarta (ANTARA) - Ferrari akan memproduksi Sport Utility Vehicle (SUV) Purosangue pada tahun ini kemudian mulai mendistribusikan pada 2023 mendatang.

Kabar baik ini sudah lama ditunggu-tunggu sejak tiga setengah tahun lalu sejak perusahaan otomotif asal Italia itu mengumumkan bahwa mereka akan masuk ke dalam pasar SUV yang akan menghasilkan kendaraan semacam Lamborghini Urus dan Aston Martin DBX.

Di sisi lain, pabrikan mobil masih terus merahasiakan detail penting tentang kendaraannya. 

Dikutip dari CarsCoops, Selasa sejumlah prototipe Purosangue telah banyak menyita perhatian, dan dipantau selama pengujian dalam beberapa bulan terakhir.

Ada pendapat yang menilai Purosangue tidak akan memiliki bentuk SUV khas seperti Urus dan DBX. Selain itu, mobil itu akan menggunakan suku cadang campuran Ferrari dan Maserati.

Banyak yang menginginkan kendaraan ini akan menggendong mesin sistem hybrid V6 2.9 liter twin-turbocharged yang sama dengan 296 GTB. Powertrain itu menghasilkan total 819 hp dan 546 lb-ft (740 Nm). 

Jika V6 2.9 liter dipasang tanpa motor listrik, mesin itu masih akan menghasilkan 654 hp dan memiliki keunggulan daya dibandingkan Urus. Laporan lain menunjukkan bahwa V8 4.0 liter twin-turbocharged dari supercar SF90 Stradale, tanpa motor listrik, juga memungkinkan.

Baca juga: Ferrari SF90 Spider hadir di Indonesia dengan teknologi plug-in hybrid

Baca juga: Mantan insinyur Ferrari bikin mobil "off road hybrid"

Baca juga: Mobil terbang akan dijual lebih mahal dari Ferrari SF90 Stradale


 
Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022