Jakarta (ANTARA) - Chevrolet Impala akan menyelesaikan misi penjualan terakhir mereka ketika mobil itu keluar dari jalur perakitan pada Kamis (27/02) di pabrik Chevrolet di Detroit-Hamtramck, Michigan, Amerika Serikat.

Dikutip dari CarsCoops, Jumat, model terakhir dari Chevrolet Impala itu dirakit pada pukul 8:30 waktu setempat. Sebelum kabar ini beredar, sudah banyak yang berasumsi bahwa Impala adalah satu dari enam mobil Chevrolet yang akan gantung setir.

Sebelum Impala, terdapat beberapa merek yang bernasib sama seperti Buick LaCrosse, Chevrolet Cruze, Chevrolet Volt, Cadillac CT6 dan Cadillac XTS.

Penjualan Impala pada 2007 sangat memberikan hasil yang positif dengan tercatat sebanyak 311.128 Impala terjual, kemudian hasil itu berubah haluan dengan terjun bebas di angka 156.797 unit terjual pada 2013. Sementara pada tahun lalu Impala hanya berhasil menjual kurang dari 45.000 saja.

Saat ini, memang Impala Generasi 10 sudah tidak menjadi tren dibandingkan dengan beberapa pendahulunya. Tetapi mobil itu banyak menerima ulasan yang baik dan merupakan peningkatan besar selama dua generasi sebelumnya, karena segmen sedan memang sudah tidak bagus seperti dulu.

Jika Chevrolet Impala harus gantung setir, pilihan lain juga masih tersedia dari lawan tangguh mereka seperti Chrysler 300 dan Dodge Charger masih melenggang, dan pembeli juga dapat memilih alternatif seperti Nissan Maxima, Kia Cadenza dan Toyota Avalon.

Dengan selesainya produksi Impala, GM sekarang akan fokus pada mengubah pabrik perakitan Detroit-Hamtramck menjadi fasilitas yang dibuat khusus untuk kendaraan listrik. Sebagai bagian dari upaya ini, mereka menginvestasikan sekitar 2,2 miliar euro ke pabrik mereka untuk membangun GMC Hummer EV.

Pikap listrik itu akan segera diluncurkan pada 20 Mei mendatang dan mulai diproduksi pada musim gugur 2021.

Baca juga: Tujuh model mobil berhenti diproduksi tahun ini

Baca juga: 7 mobil diprediksi meredup di AS pada 2019

Baca juga: Tame Impala bocorkan ilustrasi sampul album "The Slow Rush"

Pewarta: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020