Jakarta (ANTARA) - Mercedes-Benz B-Class generasi ketiga yang diperkenalkan setahun lalu di Paris Motor Show, disebut tidak terlalu bersinar karena tidak terlalu menonjolkan kemampuannya sebagai kendaraan multi purpose vehicle​ ​(MPV) yang ramah keluarga.

Mobil itu dikatakan Carscoops, Senin, agak berisik saat berada di kabin dan juga dari suspensi, sehingga mengurangi kenyamanan penumpang.

B-Class memakai platform yang sama dengan A-Class, namun hal itu justru menjadi bumerang bagi pencinta Mercy karena mereka menganggap bahwa B-Class terbaru hanyalah versi panjang dari A-Class.

Sebagian kalangan menilai bahwa B-Class seperti A-Class yang diubah signifikan, terutama pada garis atap yang lebih tinggi, ruang bagasi serta interior yang lebih ramah keluarga.

Harga jualnya juga diklaim terlalu tinggi di Eropa, dan konsumen memiliki opsi lain yang lebih murah, misalnya Renault Grand Scenic di pasar Eropa, kendati berbeda kelas.

Baca juga: Audi S3 hadir berwujud sedan, bakal saingi Mercy CLA 35 AMG

Baca juga: Mercy optimistis penjualan Sprinter cemerlang

Baca juga: Mercedes-Benz Indonesia punya pimpinan baru

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019