Jakarta (ANTARA News) - Hyundai Motor Company meresmikan kantor Hyundai Cradle di Tel Aviv, Israel, sebagai kantor perusahaan rintisan (startup) kedua setelah di Silicon Valley, AS, Rabu (7/11).

Hyundai Cradle adalah perusahaan ventura Hyundai Motor Company yang berfokus pada investasi digital antara lain kecerdasan buatan, robotika, solusi energi cerdas, smart city, termasuk layanan mobilitas dan keamanan cyber, yang mendukung strategi Hyundai dalam mengembangkan teknologi otomotif masa depan.

"Israel kuat dalam pengembangan teknologi otomotif dan Hyundai melihat potensi besar bagi startup Israel untuk melengkapi strategi otomotif global perusahaan," kata Kepala Hyundai Cradle Tel Aviv, Ruby Chen, seperti dikutip laman resmi Hyundai, Kamis.

"Hyundai mengidentifikasi puluhan startup Israel dengan potensi membantu kami mencapai tujuan memperkenalkan solusi transportasi cerdas, otonom, hijau, dan mudah diakses leh semua orang di seluruh dunia." tambahnya

Wakil presiden dan kepala Cradle Silicon Valley, John Suh menyambut baik kerjasama itu "untuk mewujudkan visi kami menjadi kenyataan dan meningkatkan inovasi, kami mau bekerja dan berbisnis secara kreatif dan cemerlang di berbagai industri."

Hyundai meneken kesepakatan dengan Technion, Institut Teknologi Israel, Institut Sains dan Teknologi Korea pada September 2017, untuk proyek riset dan pengembangan kecerdasan buatan.

Hyundai berencana membuka Cradle tambahan di Berlin dan Beijing yang akan menyasar teknologi sarana transportasi.

Baca juga: Aplikasi jasa pengiriman Lalamove hadir di Jakarta

Baca juga: VW akan kembali produksi pikap Tarok

Baca juga: NHTSA periksa 1,7 juta SUV GM atas kegagalan wiper kaca depan

Penerjemah: Chairul Rohman
Copyright © ANTARA 2018