Jakarta (ANTARA News) - Ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 yang digelar pada  31 Oktober - 4 November 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) diharapkan mampu mencatatkan nilai transaksi yang lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang mencapai Rp20 miliar.

Sebagai gambaran, IMOS kali ini menghadirkan sebanyak 62 eksibitor yang terdiri pemegang merk sepeda motor anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) dan non AISI, aksesoris, hingga pelumas. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih banyak dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

"Kami tentu hasilnya pengen lebih baik dari pameran dua tahun lalu yang terjual 1.700 unit dan menghasilkan transaksi Rp20 miliar. Harapannya tahun ini bisa lebih dari dua tahun lalu," ucap Sigit Kumala, Ketua Penyelenggara Pameran dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

IMOS 2018 mengusung tema "Indonesia Future Technology" yang akan memamerkan beragam kendaraan roda dua berteknologi modern yang berfokus pada efisiensi bahan bakar, ramah lingkungan, dan perangkat pendukung keamanan bagi pengendara.

"Kita menampilkan teknologi terkini dari anggota AISI maupun non AISI dan harapannya teknologi ini lebih mengarahkan pada keselamatan berkendara dan kenyamanan konsumen disamping teknologi lain yang kami tidak bisa disebut," jelas Sigit Kumala.

Baca juga: IMOS 2018 hadir lebih megah

Baca juga: IMOS 2018 bertema "Future Technology" hadirkan 60 merek

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Subagyo
Copyright © ANTARA 2018