Seoul (ANTARA News) - Hyundai bersiap meluncurkan tiga kendaraan listrik dan mobil berbahan bakar hidrogen (fuel-cell electric) Nexo di India sebagai pasar mobil terbesar keempat di dunia, menyusul meningkatnya permintaan untuk mobil tanpa emisi.

Seorang pejabat Hyundai mengatakan perusahaan akan merilis versi listrik sepenuhnya (all-electric) dari SUV subkompak Kona di India pada tahun depan, kemudian meluncurkan dua kendaraan listrik lainnya di negara itu.

Hyundai mengatakan kendaraan berbahan bakar hidrogen itu bisa menjelajah sejauh 609 kilometer hanya dalam lima menit pengisian daya.

Wakil Pimpinan Hyundai Motor, Chung Eui-Sun, mengatakan kendaraan hibrida, kendaraan listrik, kendaraan fuel-cell dan serta mobil terkoneksi akan menjadi empat pilar mobilitas di masa depan.

"Ini adalah perubahan yang akan menggerakkan kita dari mobilitas pribadi ke mobilitas yang cerdas secara bersama-sama," kata Chung pada Move Summit, dilansir Yonhap, Jumat (7/9).

Baca juga: Elliott menuntut perubahan baru di Hyundai Motor Group

Ia menjelaskan bahwa industri otomotif dunia berkembang sangat cepat yang ditandai dengan bertumbuhnya kendaraan-kendaraan listrik dan swakemudi.

"Hyundai Motor secara aktif mendorong dan mengubah perusahaan menjadi penyedia mobilitas cerdas dari sebuah produsen mobil," kata Chung, dalam keterangan yang disiarkan Hyundai Motor.

Baca juga: Hyundai tambah fitur keselamatan pada Genesis G80

Penerjemah: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2018