Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan berbagi tumpangan (ridesharing), Uber, berkolaborasi dengan penyedia jasa kereta api bandara di Indonesia, Railink, dalam sebuah kemitraan strategis yang bertujuan untuk menyediakan pilihan transportasi multimoda.

Melalui kolaborasi ini, warga dan wisatawan yang tiba di bandara Kuala Namu dapat menggunakan
layanan kereta api Railink menuju pusat kota Medan. Begitu tiba di stasiun Railink kota Medan, warga dan wisatawan akan menemukan tempat penjemputan (pick-up point) Uber.

"Kami sangat senang dapat bermitra dengan PT Railink untuk mengantar publik pulang dan pergi ke Bandara Kuala Namu," kata Damian Kassabgi, Director Public Policy Uber Asia Pasifik, dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA News, Jumat.

"Melalui kerjasama ini warga Medan, wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis akan merasakan perjalanan yang lebih mulus. Dengan berbagi tumpangan mereka akan lebih terkoneksi satu sama lain dan juga dengan transportasi publik," sambung dia.

Damian juga menambahkan bahwa saat ini Uber tengah berupaya membangun kerjasama serupa di kota-kota lain di Indonesia.

Melalui kerjasama ini penumpang Railink akan dimudahkan dalam mengakses Uber di Stasiun kota Medan dengan adanya titik penjemputan di Jalan Jawa dan Jalan Merdeka.

Selain menyediakan pilihan multimoda transportasi untuk meningkatkan mobilitas, kerjasama ini juga diharapkan mampu mendukung potensi pariwisata Medan yang tengah berkembang.


Baca juga: Aturan baru taksi daring berlaku 1 November, masa transisi tiga bulan

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2017