Empat pabrikan bayar ganti rugi malfungsi kantung udara keselamatan Rp7,4 triliun

Jumat, 19 Mei 2017 16:29 WIB | 2.610 Views
Empat pabrikan bayar ganti rugi malfungsi kantung udara keselamatan Rp7,4 triliun
ilustrasi PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ekspor 7.600 kendaraan terbaru ke mancanegara. (PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN))
New York (ANTARA News) - Empat pabrikan otomotif, yakni Toyota, BMW, Subaru dan Mazda menyepakati untuk membayarkan uang ganti rugi senilai 553 juta dolar AS atau sekira Rp7,4 triliun atas serangkaian malfungsi kantung udara keselamatan buatan Takata yang di antaranya mengakibatkan 11 korban tewas di Amerika Serikat.

Berdasarkan hasil putusan sidang pengadilan Amerika Serikat, pada Kamis, Toyota sepakat untuk membayar ganti rugi senilai 278,5 juta dolar AS (sekira Rp3,7 triliun), BMW sebanyak 131 juta dolar AS (Rp1,75 triliun), Subaru sebesar 68,3 juta dolar AS (Rp914 miliar) dan Mazda senilai 75,8 juta dolar AS (sekira Rp1 triliun).

Sementara Ford, Honda dan Nissan hingga saat ini belum mencapai kesepakatan nilai ganti rugi.

Menurut Toyota, kesepakatan ganti rugi itu akan mengganti ongkos perjalanan para pemilik mobil yang terdampak kasus kantung udara keselamatan Takata, sementara mobil mereka juga diperbaiki.

"Selesainya proses pengadilan membuat kami bisa lebih berkonsentrasi untuk menangani kebutuhan pelanggan yang terpengaruh kasus recall lintas pabrikan yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian pernyataan bersama keempat pabrikan sebagaimana dilansir AFP.

Sebelumnya, gugatan hukum dilayangkan pada Februari 2017 kepada sejumlah pabrikan yang diklaim mengetahui bahaya dari kantung udara keselamatan buatan Takata namun tetap menggunakannya.

Takata sendiri sudah lebih dulu mengakui kesalahan mereka dan sepakat untuk membayar penalti senilai 1 miliar dolar AS (sekira Rp13,3 triliun).

Recall terkait malfungsi tersebut dilakukan terhadap hampir 100 juta unit mobil, 70 juta di antaranya berada di AS.

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © 2017

PT Shell Indonesia meluncurkan produk pelumas mesin sepeda motor terbarunya, Shell Advance 4T AX5 Scooter 10W-30, yang diperuntukkan khusus bagi pengguna ...
Pabrikan otomotif Meksiko, Giant Motors Latinoamerica, tengah mengembangkan purwarupa taksi elektrik untuk menggantikan taksi berbahan bakar minyak yang ...
Agen pemegang merek Jaguar Land Rover di Indonesia, PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), mengungkapkan, segmen premium di pasar otomotif Indonesia memang mengalami ...
Pabrikan otomotif Italia, Ferrari, baru saja merampungkan perombakan besar-besaran untuk museum mereka di kota Maranello, Italia.Perombakan tersebut menambah ...
Pengembangan teknologi mobil swakemudi menjadi salah satu topik yang dibahas Audi dalam pertemuan tahunan mereka, pekan lalu, yang juga membahas serangkaian ...