Peugeot Citroen akan uji mobil swakemudi di Singapura

Kamis, 4 Mei 2017 09:15 WIB
Peugeot Citroen akan uji mobil swakemudi di Singapura
Logo Peugeot (Reuters)
Jakarta (ANTARA News) - Grup PSA Peugeot Citroen bermitra dengan nuTonomy sebagai penyedia teknologi swakemudi untuk menguji kendaraan otonom di jalan raya Singapura.

Kelompok perusahaan asal Prancis itu akan menggunakan menggunakan SUV Peugeot 3008 generasi kedua untuk melakukan pengujian tahap pertama.

Menurut laman Inautonews, dalam pengujian yang akan dilakukan akhir tahun ini, PSA Peugeot Citroen akan menyediakan perangkat lunak mobil dan nuTonomy serta integrasi sistem sensor khusus.

Peugeot 3008 sendiri baru-baru ini dinobatkan sebagai European Car of the Year 2017, yang menjadikannya sebagai SUV pertama memenangkan penghargaan itu di Eropa.

Sementara nuTonomy, merupakan perusahaan rintisan digital (startup) yang mendapat pengakuan internasional saat menggelar uji kendaraan swakemudi di jalan raya Singapura sejak 2016.

Otoritas Transportasi Darat Singapura telah bermitra dengan nuTonomy dalam penelitian dan pengembangan sejak 2010 yang membuat Peugeot Citroen memutuskan untuk melakukan pengujian di Singapura, bukan Prancis.


Baca juga: (Samsung dapat izin uji mobil swakemudi di Korea)

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © 2017

Jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di ASEAN setelah Thailand, Vietnam, dan Malaysia.Menurut data kepolisian yang ...
Pengunjung mangamati finalis mobil Honda Jazz dan Honda Brio modifikasi saat dimulainya kontes modifikasi 'Honda Jazz dan Brio 'Honda Jazz & Honda Brio Tuning ...
Toyota Avanza tetap memimpin penjualan terbanyak kendaraan roda empat segmen Low MPV (multi purpose vehicle) sepanjang Oktober 2017 dengan terjual sebanyak ...
Regulasi kendaraan rendah emisi (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) yang saat ini masih disiapkan oleh pemerintah diharapkan tidak sekadar membuat harga mobil ...
Stockholm (ANTARA News) – Pembuat mobil Swedia Volvo Cars pada Senin (20/11) mengatakan mereka telah menandatangani perjanjian untuk memasok "puluhan ribu" ...