Saat kecelakaan, perempuan cenderung panik dan lakukan ini

Rabu, 29 Maret 2017 17:05 WIB
Saat kecelakaan, perempuan cenderung panik dan lakukan ini
Ilustrasi (Pixabay)
Jakarta (ANTARA News) - Saat terjadi kecelakaan, para perempuan umumnya panik dan tak jarang justru menginjak pedal gas, alih-alih pedal rem.

"Perempuan lebih panik saat kecelakaan, malah nge-gas," ujar Product Knowledge Department PT Toyota Astra Motor (TAM) Tommy Hermansyah di Jakarta, Rabu.

Oleh karena itu, beberapa orang memilih kendaraan yang dilengkapi fitur break assist (BA). Fitur ini membantu pengemudi menambah daya pada pengereman saat keadaan darurat, sehingga mengurangi jarak pengereman.

"Brake assist membantu saat kita menekan rem, ada tambahan power. Oleh karena itu, apabila diperhatikan saat pengemudi menginjak rem, dibantu lebih keras," kata Tommy.

Cara menguji kendaraan memiliki BA atau tidak, cukup sederhana. Pengemudi tinggal menyentuh sedikit saja pedal rem. Apabila sentuhan sedikit saja berpengaruh banyak pada rem, maka kendaraan itu memiliki BA.

"Kalau saat nge-rem, kaki nyenggol rem dikit, mobil padat rem-nya, berarti dalam mobil itu ada break assist-nya dan safety," pungkas dia.

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © 2017

Deretan motor bebek era akhir 80-an hingga awal 90-an terpajang di salah satu sudut pada Otobursa Tumplek Blek 2018 di Kemayoran, Jakarta, ...
Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...
Perusahaan produsen kendaraan roda empat asal India, Tata Motors menarget penjualan 400 unit kendaraan komersial  di Sumatera Selatan pada tahun ...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...