Lamborghini bicara soal supercar listrik

Minggu, 12 Maret 2017 14:52 WIB
Lamborghini bicara soal supercar listrik
Logo Lamborghini. (Reuters)
Jakarta (ANTARA News) - Lamborghini dikenal sebagai produsen mobil bertenaga besar seperti mesin V10 dan V12 tetapi perusahaan asal Italia itu tidak menutup diri untuk kemungkinan hadirnya supercar berdaya baterai atau listrik.

“Elektrifikasi merupakan bidang yang menarik bagi kami, namun saya tidak yakin akan terjadi (dengan mobil-mobil kami) dalam waktu dekat,” kata CEO Lamborghini, Stefano Domenicali, seperti dikutip laman Left Lane News, Minggu.

“Kami harus realistis,” kata dia, dan menekankan perusahaan berlogo banteng itu tidak akan melahirkan mobil yang sepenuhnya bermesin listrik hingga 2025.

Hal tersebut, menurut Dominecali, harus berkaca pada kenyataan bahwa mobil supercar memerlukan tenaga untuk dapat melaju cepat dan ringan.

Tenaga listrik memang telah lazim dalam 10 tahun terakhir, namun teknologi tersebut belum benar-benar mampu memenuhi semua kebutuhan dan keinginan produsen mobil.

Dalam waktu dekat Lamborghini akan menghadirkan SUV Urus bermesin V8, yang mendapat tambahan asupan tenaga dari mesin elektrik diesel hybrid plug-in.

Editor: Ade P Marboen

COPYRIGHT © 2017

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, memaparkan setidaknya ada dua tantangan utama dalam pengembangan mobil ...
PT YHI Indonesia sebagai distributor ban merek Yokohama di Indonesia menghadirkan varian terbaru, Yokohama BluEarth RV-02, yang dirancang khusus untuk mobil ...
  Sebanyak 1.079.308 unit kendaraan roda empat tercatat telah terjual secara wholesales (pabrik ke dealer) sepanjang 2017, menurut data yang dirilis ...
Pabrikan Jepang Honda bakal mengungkap model purwarupa dari sedan listrik yang tengah mereka kembangkan, All New Honda Insight Prototype, dalam ajang pameran ...
Sebanyak 1.079.308 unit kendaraan roda empat tercatat telah terjual secara wholesales (pabrik ke dealer) sepanjang tahun 2017, menurut data yang dirilis ...