Balikpapan (ANTARA News) - Kecelakaan kerap terjadi bukan hanya diakibatkan oleh kondisi lingkungan, kondisi kendaraan maupun pihak ketiga pengguna jalan lain, melainkan lebih banyak kasus kecelakaan berkendara berasal dari segi pengendara sendiri.

Instruktur keselamatan berkendara dari Indonesia SmartDrive, Momon S. Maderoni, mengatakan sedikitnya ada enam faktor penyebab kecelakaan yang berasal dari segi pengendara sendiri.

"Ada enam penyebab kecelakaan dari diri pengendara sendiri, yang pertama itu perilaku," kata Momon saat mengisi klinik pelatihan berkendara mobil bersistem penggerak empat roda, 4x4, menyambut peluncuran Mitsubishi All New Triton di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

Perilaku berlalu lintas maupun berkendara merupakan salah satu faktor utama kecelakaan yang berasal dari diri pengendaea sendiri.

Kemudian faktor kedua adalah kekurangterampilan pengendara dalam menunaikan tugasnya selama mengemudikan kendaraan.

Faktor ketiga bisa berasal dari kondisi fisik maupun mental dari pengendara saat kecelakaan terjadi.

Selanjutnya gangguan luar juga menjadi faktor yang keempat.

Selain itu, pola pikir pengendara juga turut berandil sebagai salah satu faktor kecelakaan.

Dan yang terakhir adalah minimnya pengetahuan pengendara atas kendaraan yang ia kemudikan.

"Oleh karena itu, sebelum mengemudikan sebuah kendaraan, ada beberapa hal yang seorang pengendara harus kuasai. Pengendara harus mengerti jenis peruntukan kendaraan, perlengkapan kendaraan, spesifikasi kendaraan, fasilitas standar dan tambahan keselamatan, serta senantiasa melakukan pengecekan sebelum memulai perjalanan," pungkasnya.‎

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2015