Tokyo (ANTARA) - Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy memberi sinyal bahwa Toyota mungkin akan menghadirkan kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV) untuk segmen yang lebih terjangkau lagi.

“Ya bertahap,” ujar Anton ketika ditanyai soal rencana menghadirkan hybrid yang lebih terjangkau, pada pertemuan di Tokyo, Jepang, Selasa.

Baca juga: Kemenperin: Emisi karbon mobil listrik tinggi karena proses baterai

Anton menjelaskan, rencana itu semakin terlihat dengan kendaraan Toyota hybrid yang semakin hari mengarah pada segmen yang lebih luas, mulai dari Alphard HEV, hingga Yaris Cross.

“Kan sudah kelihatan dari Innova Zenix, lalu ke Yaris Cross, sudah kelihatan trennya ke depan bagaimana,” kata dia.

Ketika mobil hybrid belum terlalu marak di Indonesia, Toyota sudah mengawalinya dengan Toyota Prius HEV Gen-2 pada tahun 2009 silam. Hingga kini, mobil HEV Toyota mulai bervariasi, diciptakan dari model-model terdahulunya yang diperbarui dengan mesin kombinasi dari penggunaan dua sumber energi itu.

Beberapa contoh HEV Toyota saat ini adalah Alphard HEV, Camry HEV, Corolla Cross HEV, Kijang Innova Zenix, hingga Yaris Cross.

Baca juga: Alasan Honda CR-V jadi model penting di pasar Indonesia

Yaris Cros saat ini merupakan kendaraan HEV Toyota terbaru dan paling murah, yang dilego di atas Rp400 juta. Hadirnya Yaris Cross hybrid ini menandakan langkah Toyota yang mengarah pada perluasan segmen kendaraan hybrid semakin terjangkau.

Hadirnya kendaraan hybrid untuk segmen yang lebih murah lagi bisa saja terjadi di waktu yang akan datang, mengingat kompetitornya saat ini, telah menghadirkan kendaraan HEV di kisaran Rp270 juta hingga Rp300 juta.

Baca juga: Honda kuatkan sensasi "sporty" lewat suara di CR-V RS e:HEV

Baca juga: TKDN Toyota Yaris Cross capai 80 persen

Pewarta:
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2023