Jakarta (ANTARA) - PT Teknologi Karya Digital Nusa (PT TKDN) telah melakukan kunjungan ke Hisense Network Technology Co., Ltd. dan Zhenqing Bus Group di Qingdao, China untuk mengembangkan sistem manajemen armada yang lebih canggih.

Kunjungan ini dilakukan oleh Presiden Direktur PT TKDN David Santoso, Komisaris Utama PT TKDN Budi Setiyadi, dan Komisaris Independen PT TKDN, Resdiansyah. Mereka berharap dapat mengadopsi teknologi transportasi terbaru untuk meningkatkan layanan mereka.

Dalam kunjungan pertama di Qingdao, tim PT TKDN bertemu dengan perwakilan Hisense Transtech. Mereka diperkenalkan pada teknologi LED ultra high definition, layar interaktif, dan perangkat IoT milik Hisense.

Baca juga: PT TKDN kembangkan sistem manajemen armada berbasis ABT

Tim PT TKDN juga mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang teknologi Hisense City "Cloud Brain", yang dapat memberikan pengelolaan kota dengan platform terbuka yang mencakup berbagai aspek, seperti tata kelola kota, manajemen lalu lintas, dan keselamatan publik.

"Spesialisasi Hisense dalam solusi integratif industri intelligent transportation dan smart city, teknologi inti, layanan dan pengembangan produk sudah terbukti di beberapa kota di China. Kami melihat dari used case ini seharusnya mampu kita uji dan localize untuk diterapkan di Indonesia,” ujar David dalam rilis pers yang diterima ANTARA, Sabtu.

Selanjutnya, tim PT TKDN bertemu dengan perwakilan dari Zhenqing Bus. Mereka diperlihatkan bagaimana Zhenqing Bus mengatur dan mengawasi operasional bus pintar di pusat komando mereka, serta mengunjungi kantor cabang Zhenqing Bus.

Tim PT TKDN melakukan pengamatan tentang penerapan teknologi informasi dalam konfigurasi peralatan elektronik kendaraan, manajemen perintah dan pengiriman secara real-time, perencanaan dan penjadwalan, manajemen pengiriman dan optimalisasi rute, pemeliharaan kendaraan, serta pergudangan material.

Baca juga: PT TKDN hadirkan teknologi ITCS untuk urai kemacetan

Mereka juga mempelajari struktur organisasi dan model manajemen grup aplikasi yang inovatif, seperti interaksi proses, berbagi data antar departemen, dan integrasi terminal yang multi-fungsi.

Selama kunjungan ini, tim PT TKDN tidak hanya berdiskusi tentang teknologi dan studi kasus yang dimiliki oleh Hisense dan Zhenqing Bus, tetapi juga membuka kerja sama dengan kedua perusahaan tersebut.

Kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan ini diharapkan dapat meningkatkan layanan solusi milik PT TKDN.

"Kunjungan ini tentunya dapat memberikan insight dan peningkatan layanan bagi PT TKDN dalam penerapan dan pembangunan smart bus di Indonesia terutama saat telah terjalin kolaborasi dengan Hisense dan Zhenqing Bus.” kata David.

Baca juga: TKDN dan PAR akan bangun ekosistem transportasi canggih di Batang

PT TKDN telah mengembangkan TAMFleet, sebuah perangkat IoT dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat memantau perilaku pengemudi, mendeteksi jalan dengan akurasi yang diklaim hingga 95 persen, dan melakukan pemantauan secara real-time untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Mereka juga telah mengembangkan platform IT untuk solusi manajemen transportasi, dengan fokus pada keselamatan dan pemantauan armada.

Baca juga: TKDN, MooVita, dan MABI kolaborasi dukung ekosistem kendaraan otonom
Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2023