Jakarta (ANTARA) - Berlibur bersama dengan keluarga tercinta memang sebuah momen yang tidak bisa dilupakan, hal itu harus dibarengi dengan adanya kesadaran dalam prilaku berkendaraan yang aman dan juga nyaman.

Pendiri sekaligus pengajar senior di Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengatakan bahwa masyarakat yang hendak berlibur menggunakan kendaraan pribadi diharap untuk tidak sembarang dalam menggunakan roofbox sebagai ruang tambahan.

Baca juga: Roofbox besar sesuai bagi SUV asal aman

"Roofbox itu kan part tambahan, di gunakan kalau memang ada kebutuhan menaruh barang yang berlebih dan tidak cukup di dalam cabin," kata Sony kepada ANTARA, Sabtu.

Meski begitu, penempatan barang di luar kendaraan memang tidak disarankan. Penggunaan ruang tambahan hanya digunakan jika memang keadaan sangat mendesak yang mengharuskan pemilik kendaraan harus menggunakan roofbox sebagai alat bantunya.

"Kalau momentum nya liburan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan," ucap dia.

Menurut dia, masyarakat yang hendak berlibur menggunakan kendaraan pribadi, harus memiliki perencanaan yang sangat matang. Hal itu berguna untuk memberikan rasa yang aman dan nyaman selama berlibur jika menggunakan kendaraan pribadi.

Perencanaan yang matang juga harus diimbangi dengan penempatan yang matang dalam menaruh barang-barang yang dibawa. Menggunakan Roofbox sendiri harus dengan perhitungan yang matang, agar nantinya tidak mengganggu selama perjalanan.

"Bawa roofbox itu perhitungannya harus matang, dimensi mobil yang meninggi, crosswind, beban, keseimbangan kendaraan, kecepatan itu juga harus disesuaikan," tutup dia.

Baca juga: "Roofbox" identik hanya untuk mudik

Baca juga: Dilarang mudik, penjualan "roof rack-roof box" mobil turun drastis


Baca juga: Jangan asal pasang roofbox saat mudik, pahami dulu aturannya
Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023