Jakarta (ANTARA) - Musim pancaroba seringkali membawa perubahan cuaca yang tidak menentu, mengalami peralihan antara musim kemarau dan musim hujan.

Dalam kondisi seperti ini, tidak hanya pengendara yang terkena dampaknya, tetapi sepeda motor yang sering digunakan juga dapat terpengaruh.

Baca juga: Tips merawat kendaraan bermotor setelah mudik

Oleh karena itu, Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers (Sumatera Selatan - Bengkulu) memberikan beberapa tips perawatan sepeda motor di musim pancaroba agar performanya tetap terjaga dalam kondisi musim yang beragam.

Salah satu tips perawatan yang diberikan adalah dengan melakukan pemeriksaan filter udara secara rutin. Kondisi jalan yang berdebu pada musim panas di Indonesia dapat menyebabkan filter udara sepeda motor menjadi kotor dengan cepat.

Jika filter udara terlalu kotor, suplai udara ke mesin akan terhambat akibat debu dan kotoran, sehingga menyebabkan penurunan performa mesin dan konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Disarankan untuk memeriksa filter udara setiap bulan dan membersihkannya dengan udara bertekanan untuk saringan tipe kering, atau menggantinya jika menggunakan saringan tipe basah.

Selanjutnya, penting untuk memeriksa kondisi ban pada musim pancaroba. Tekanan ban cenderung tidak stabil pada musim ini, dan grip ban yang sudah menipis dapat membahayakan pengendara terutama saat hujan tiba-tiba datang.

Menggunakan angin nitrogen dapat menjadi solusi, karena nitrogen memiliki tekanan yang lebih stabil dibandingkan dengan angin biasa.

Perawatan motor juga mencakup kegiatan mencuci sepeda motor dengan tepat waktu. Air hujan yang bersifat asam dapat menyebabkan komponen-komponen motor berkarat lebih cepat.

Oleh karena itu, sebaiknya motor segera dicuci dengan air biasa setelah terkena air hujan. Begitu pula saat musim panas atau kemarau, mencuci motor secara teratur penting untuk mencegah debu menempel pada komponen-komponen motor.

Pengecekan air radiator juga menjadi hal yang harus diperhatikan dalam perawatan sepeda motor pada musim pancaroba. Pada cuaca panas, mesin membutuhkan pendinginan yang optimal, terutama untuk sepeda motor yang menggunakan sistem pendingin air radiator.

Pengendara disarankan untuk memastikan bahwa air radiator pada tabung reservoir selalu berada pada batas yang aman, di antara batas atas dan batas bawah tabung reservoir. Jika air radiator terlalu rendah, disarankan untuk mengisi atau menambahkan air radiator pada reservoir.

Jika ingin melakukan pengisian sendiri, tabung reservoir biasanya terletak di bagian bawah sepeda motor dan berwarna putih.

Bagi pengendara motor manual, pengecekan rantai juga sangat penting pada musim pancaroba yang tidak menentu. Rantai berperan sebagai penyalur tenaga dari mesin ke roda belakang. Oleh karena itu, pastikan rantai selalu dalam kondisi prima.

Lakukan pemeriksaan kekencangan rantai, setel jika sudah kendor, berikan juga cairan khusus pelumas rantai dan selalu cek kondisi keausan rantai dan gear.

Tips terakhir, bawalah selalu jas hujan dalam bagasi sepeda motor saat musim pancaroba. Selain merawat sepeda motor, jangan lupa untuk menjaga kesehatan dengan menghindari terkena hujan langsung.


Baca juga: Tips merawat Sunroof agar awet dan nyaman ketika digunakan

Baca juga: Tips perawatan mobil hadapi cuaca tak menentu

Baca juga: Dampak terlalu sering mengganti air radiator dengan air biasa
Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2023